Target RPJMD DIY Dikejar di Tahun Terakhir, Kemiskinan Jadi Tantangan
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Bupati Sleman, Harda Kiswaya dan Ketua KONI Sleman, Haris Sutarta, mengukuhkan KORKAP Kabupaten Sleman masa bakti 2025-2029, Selasa (17/3/2026), di pendopo Parasamya Sleman./ist Humas Pemkab Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Penguatan pembinaan olahraga di Kabupaten Sleman kini diarahkan pada sistem yang lebih terstruktur dan berjenjang. Koordinator Olahraga Kapanewon (KORKAP) diproyeksikan menjadi garda awal dalam mendeteksi serta mengembangkan atlet potensial sejak tingkat wilayah.
Peran KORKAP tidak lagi sekadar sebagai kepengurusan administratif di tingkat kapanewon. Dalam skema pembinaan yang disiapkan KONI Sleman, struktur ini ditempatkan sebagai pintu pertama dalam menjaring bakat olahraga sebelum masuk ke pembinaan cabang olahraga (cabor) yang lebih spesifik.
Ketua Umum KONI Kabupaten Sleman, Haris Sutarta, menjelaskan bahwa keberadaan KORKAP menjadi perpanjangan tangan organisasi dalam menggerakkan ekosistem olahraga di tingkat kapanewon. Dari titik inilah proses identifikasi atlet muda dilakukan secara lebih sistematis.
Menurutnya, pembinaan yang dimulai dari wilayah akan memperkuat fondasi prestasi olahraga Sleman dalam jangka panjang. Atlet-atlet potensial yang ditemukan nantinya akan diarahkan ke cabor di bawah KONI Sleman untuk dikembangkan hingga level provinsi maupun nasional.
Skema ini juga menjadi bagian dari strategi menghadapi Pekan Olahraga Daerah (PORDA) XVIII di Kulon Progo. Sleman menargetkan mampu mempertahankan gelar juara umum untuk kelima kalinya, sehingga proses pencarian dan pembinaan atlet harus dilakukan lebih awal dan terukur.
“Potensi atlet di Sleman sebenarnya cukup besar. Tantangannya adalah bagaimana menemukan dan mengelolanya secara tepat sejak awal,” ujar Haris.
Dalam konteks tersebut, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sleman telah mengukuhkan pengurus Koordinator Olahraga Kapanewon (KORKAP) Kabupaten Sleman masa bakti 2025–2029, Selasa (17/3/2026), di pendopo Parasamya Sleman. Pengukuhan dilakukan langsung oleh Ketua Umum KONI Sleman sebagai bagian dari penguatan struktur pembinaan olahraga di tingkat wilayah.
Bupati Sleman, Harda Kiswaya, menilai pendekatan berbasis wilayah menjadi langkah yang relevan karena banyak atlet berprestasi justru lahir dari desa dan kapanewon. Dengan sistem yang lebih terorganisasi, potensi tersebut diharapkan tidak lagi terlewat.
Ia menambahkan bahwa KORKAP memiliki posisi strategis sebagai ujung tombak pembinaan olahraga di tingkat wilayah, sekaligus penghubung antara masyarakat dengan sistem pembinaan yang lebih tinggi.
Karena itu, pengurus KORKAP diharapkan tidak hanya menjalankan fungsi koordinasi, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak aktivitas olahraga di masyarakat. Peran ini mencakup membangun sinergi dengan pemerintah kapanewon, kalurahan, sekolah, komunitas olahraga, serta berbagai pihak lainnya agar pembinaan olahraga dapat berjalan secara berkelanjutan.
Melalui pendekatan tersebut, pembinaan olahraga di Sleman diharapkan mampu menghasilkan atlet yang siap bersaing di berbagai level kompetisi, sekaligus menjaga kesinambungan prestasi daerah dalam jangka panjang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
semangat Astra bahwa pemberdayaan perempuan tidak berhenti pada terbukanya kesempatan untuk berkembang, tetapi melalui kontribusi dan dampak nyata
PT KAI Properti membuka lowongan Petugas Penjaga Perlintasan untuk lulusan SMA/SMK. Pendaftaran dibuka hingga 18 Mei 2026.
Maserati dikabarkan menggandeng Huawei dan JAC Motors untuk mengembangkan mobil listrik di tengah krisis penjualan global.
KIP Kuliah 2026 mulai cair. Simak aturan lengkap penerima bantuan, mulai dari masa bantuan, kerja paruh waktu, hingga risiko pencabutan.
Instagram menghadirkan fitur baru Instants untuk berbagi foto spontan yang hanya bisa dilihat satu kali dan hilang otomatis setelah 24 jam.