Profil Gus Rozin Bangun BPRS untuk UMKM di Sekitar Pesantren
Gus Rozin merintis BPRS di Pati sejak 2005 untuk memperluas akses modal UMKM dan memperkuat ekosistem ekonomi syariah pesantren.
[M34]
Harianjogja.com, JOGJA—Seluruh pemain seleksi PSIM Jogja dijadwalkan menjalani tes fisik awal pada Rabu (26/2) pagi di Stadion Mandala Krida, Kota Jogja.
Para peserta seleksi yang tak bisa ikut tes fisik pagi ini karena waktunya berbenturan dengan jam sekolah maupun kuliah diberikan surat dispensasi. Salah satu anggota Tim Teknik PSIM Jogja Maman Durrachman menyebut tes fisik ini sangat penting.
“Tes ini kami gunakan sebagai dasar pijakan sebelum langkah lanjutan [program latihan], untuk mengetahui bagaimana kondisi mereka sehingga tahu harus mulai dari mana,” katanya seusai memimpin latihan, Selasa (25/2) sore.
Erwan Hendarwanto, anggota lain Tim Teknik menjelaskan kondisi fisik para pemain tidak sama. Sementara, pembentukan skuat Laskar Mataram di Divisi Utama 2014 perlu keseragaman.
“Kondisi fisik para pemain lama cenderung tidak lebih baik dibandingkan dengan pemain muda, mungkin karena para pemain muda memiliki porsi latihan yang lebih intensif daripada pemain lama. Pemain muda bisa setiap hari atau paling tidak sepekan tiga kali [berlatih], sedangkan pemain lama belum tentu rutin,” kata Erwan.
Sabtu (1/3) akhir pekan ini, Tim Teknik akan kembali menggelar tes fisik bagi para pemain. Empat hal yang menjadi materi ujian ialah kelincahan, kecepatan, kekuatan dan daya tahan otot.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gus Rozin merintis BPRS di Pati sejak 2005 untuk memperluas akses modal UMKM dan memperkuat ekosistem ekonomi syariah pesantren.
Lima tokoh disebut masuk bursa Ketum PBNU 2026-2031. Simak profil, pengalaman, dan gagasan para kandidat dalam Muktamar ke-35 NU.
YOT VI di GOR UNY diikuti 5.200 karateka. Ajang ini menjadi wadah pembinaan atlet usia dini hingga kompetisi tingkat internasional.
Tiga karya budaya Sleman resmi ditetapkan sebagai WBTb nasional 2025, yakni Reog Keprajuritan, Sruntul, dan Bebek Bacem Nglengis.
Gus Rozin menghormati mekanisme AHWA dalam pemilihan Ketum PBNU dan mengajak warga NU menjaga persatuan setelah keputusan Muktamar ke-35.
Komisi III DPR RI merumuskan 13 jenis tindak pidana yang menjadi sasaran RUU Perampasan Aset. Simak daftar lengkapnya.