Advertisement

PERSIBA BANTUL : VO2Max Duo Kiper Jeblok

Kamis, 09 April 2015 - 04:20 WIB
Mediani Dyah Natalia
PERSIBA BANTUL : VO2Max Duo Kiper Jeblok

Advertisement

Persiba Bantul pada tes volume oksigen maksimum, dua orang di antaranya menunjukkan hasil yang mengejutkan.

Harianjogja.com, BANTUL - Tes volume oksigen maksimum (VO2Max) yang dilakukan jajaran pelatih Persiba Bantul, Senin (6/4/2015) petang menunjukkan hasil mengejutkan. Hasil tes dua penjaga gawang Persiba, Andi Setyawan dan Barep Wahyudi justru jeblok.

Advertisement

Nilai tes VO2max Andi dan Barep berada di level 8,11 sebesar 43 ml/kg/menit. Hasil terbaik dalam tes VO2Max itu justru diraih Heru Kuswanto yang berposisi sebagai striker. Pemain muda yang mengawali karier bersama tim Porprov Bantul itu mampu mencapai level 12,8 dengan nilai 55,9 ml/kg/menit.

“Tes VO2Max sudah kembali kami lakukan dan hasil untuk kedua kiper memang masih belum maksimal," ujar Didik kepada wartawan, Selasa (7/4/2015).

Melihat fakta yang masih jauh dari harapan itu, Didik lantas merekomendasikan agar pelatih kiper dapat meningkatkan performa Andi dan Barep dalam waktu kurang dari tiga pekan ini.

Eks pelatih Persis Solo itu berharap pada H-6 jelang kompetisi resmi, kedua kiper sudah menunjukkan nilai VO2Max yang jauh lebih baik dari level saat ini.

“Untuk kiper yang hasil tesnya rendah, kami serahkan ke pelatih kiper untuk meningkatkan daya tahan mereka. Sementara untuk pemain di posisi lain menjadi tanggung jawab saya bersama Pak Sajuri dan Sambudi," tandasnya.

Kendati terkejut dengan level VO2Max kedua kipernya, namun Didik tetap merasa puas dengan pencapaian tes rata-rata pemain. Pasalnya, mayoritas pemain mampu mencapai level yang dia inginkan. Dari hal itu, Didik pun tidak akan memberikan porsi latihan berat yang berpotensi menguras fisik pemain.

Pelatih yang berdomisili di Karanganyar, Jawa Tengah itu khawatir, stamina pemain justru melemah apabila porsi latihan berat tetap diberikan. Padahal kompetisi resmi sudah di ambang mata.

“Selama dua pekan ini hanya latihan ringan. Penekanan hanya kami berikan untuk bersiap diri menghadapi PS Badung pada Jumat (10/4/2015) nanti," jelasnya.

Sementara manajemen klub memberikan warning agar pemain bisa lebih maksimal dalam menunjukkan kemampuannya pada saat uji tanding lawan PS Badung nanti. Manajemen memberikan warning, pemain loyo dipersilakan angkat kaki karena tak ada toleransi bagi pemain yang minim kontribusi bagi tim.

“Pencoretan berlaku bagi pemain yang ternyata tidak punya kemampuan yang diharapkan tim. Deadline terakhir buat pemain-pemain ini sebelum batas akhir kami menyerahkan daftar pemain ke PT Liga Indonesia. Itu sekitar sepekan sebelum kompetisi bergulir,” tambah Wakil Manajer Persiba, Endro Sulastomo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Kedatangan Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon Dikawal Puluhan Personel

Kedatangan Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon Dikawal Puluhan Personel

News
| Sabtu, 04 April 2026, 16:37 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement