Ditlantas Polda DIY: Pengemudi Taksi Jangan Main Hakim Sendiri
Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta meminta tidak ada aksi main hakim sendiri antara pengemudi taksi konvensional dan taksi berbasis aplikasi
Masa depan pemain Ruben Sanadi di Persipura masih belum jelas. Pemain yang sempat dibekap cedera ini siap untuk kembali ke klub lamanya.
Harianjogja.com, JAKARTA — Pemain andalan Persipura Jayapura, Ruben Sanadi terus berusaha keras memulihkan cedera lututnya agar bisa kembali bergabung dengan timnya yang saat ini sedang melakukan persiapan jelang bergulirnya Indonesia Soccer Championship (ISC) A, 29 April mendatang.
Dalam asuhan mantan pelatih Persipura, Oswaldo Lessa, Ruben Sanadi fokus menguatkan ototnya di Jakarta. Dijadwalkan, pada tanggal 20 April, Ruben mulai bersama Mutiara Hitam.
"Saat ini saya latihan bersama mantan pelatih Persipura, Oswaldo Lessa di Jakarta. Latihan penguatan otot sudah satu pekan dan latihan di lapangan timnas. Jumat besok terakhir, tanggal 20 saya baru balik ke Persipura latihan bersama tim," kata Ruben Sanadi, Kamis (14/4/2016).
"Yang jelas saya sangat senang sekali akan kembali bergabung dengan Persipura setelah lama istirahat. Kangen suasan tim dan juga bermain di lapangan hijau," tambahnya.
Tapi, kembalinya Ruben Sanadi ke Persipura kali ini akan menemukan suasana berebeda. Selain kehilangan beberapa pilar, pemain dan pelatih baru pun datang. Kini Persipura diarsiteki Jafri Sastra yang sebelumnya melatih Mitra Kukar.
"Tidak masalah, ada juga pemain lama yang kembali seperti Yo Jae Hoon dan Boaz Salossa. Tidak akan menggangu adaptasi saya," ujarnya.
Ruben Sanadi menilai, kedatangan pemain dan pelatih baru serta pulangnya beberapa pilar akan membuat tim berjuluk Mutiara Hitam semakin garang. Pasalnya, pelatih dan pemain baru yang datang mempunyai kualitas yang mumpuni dan layak berada di Persipura.
"Saya kira skuat yang sekarang bisa bersaing di ISC. Apalagi dengan kembalinya beberapa pilar. Semoga juga pelatih baru bisa mengangkat prestasi Persipura kedepannya," kata Ruben Sanadi mengakhiri pembicaraan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta meminta tidak ada aksi main hakim sendiri antara pengemudi taksi konvensional dan taksi berbasis aplikasi
Sekda DIY menyebut surplus APBD 2025 berasal dari efisiensi dan hasil lelang, bukan karena program tidak terlaksana.
Juara TKA Bantul Yusuf Elbaradei membuktikan prestasi bisa diraih lewat fokus belajar dan dukungan ayah tunggal yang setia mendampingi.
BMKG mengungkap penyebab banjir saat musim kemarau 2026, mulai gelombang Rossby Ekuator, MJO, El Nino hingga faktor lingkungan.
Menkeu Purbaya memastikan rupiah tembus Rp18.000 per dolar AS belum mengganggu pembayaran utang pemerintah. BI terus memperkuat intervensi.
KPK menduga Silmy Karim menerima Rp100 juta per pekan dari pengurusan izin tinggal WNA. Delapan orang telah ditetapkan sebagai tersangka.