Googlebook Resmi Meluncur, Era Chromebook Mulai Bergeser
Google resmi memperkenalkan Googlebook, laptop berbasis Gemini AI yang digadang menjadi penerus Chromebook.
Alex Rins (Reuters)
Masa depan Alex Rins belum jelas. Sempat dikabarkan bakal bergabung dengan Suzuki, pembalap muda ini justru membantah kabar tersebut.
Harianjogja.com, BARCELONA – Pembalap Paginas Amarillas HP 40, Alex Rins membantah kabar bahwa dirinya bergabung dengan Suzuki Ecstar di MotoGP musim depan. Meski demikian, negosiasi awal dengan Suzuki diakui oleh pembalap Moto2 itu telah dilakukan.
Alhasil, pembalap berusia 20 tahun itu kemungkinan bertahan di Moto2 musim depan bersama timnya.
“Masa depan saya belum menentu. Saya tengah melakukan pembicaraan dengan banyak tim. Memang benar, saya kini mencoba mendapat kesepakatan dengan Suzuki. Kami telah menggelar negosiasi tahap awal,” ujar Rins dikutip dari laman Marca, Sabtu (11/6/2016).
“Namun, tidak benar saya telah menandatangani kontrak dengan mereka. Banyak pilihan yang tersedia. Saya harus berpikir, lebih baik membela tim pabrikan atau satelit di MotoGP. Saya masih harus mempertimbangkan semuanya,” imbuhnya.
“Mungkin saya bisa bertahan setahun lagi di Moto2 bersama tim Sito. Musim ini tidak terlalu buruk. Awalnya saya memang kesulitan, tapi saya mencoba untuk tetap tampil baik,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Google resmi memperkenalkan Googlebook, laptop berbasis Gemini AI yang digadang menjadi penerus Chromebook.
Kunjungan wisatawan di Malioboro Jogja meningkat selama long weekend Kenaikan Isa Almasih, terutama pada sore hingga malam hari.
Persija Jakarta menang 3-1 atas Persik Kediri di Stadion Brawijaya lewat dua gol Gustavo Almeida pada pekan ke-33 Super League.
Tabrakan kereta barang dan bus di Bangkok, Thailand, menewaskan delapan orang dan melukai 32 korban di dekat Stasiun Makkasan.
Komnas HAM meminta kampus, pesantren, dan ormas segera membentuk Satgas TPKS untuk memperkuat perlindungan korban kekerasan seksual.
KDMP Tamanmartani masih menunggu izin operasional Klinik Pratama dari Dinkes Sleman usai proses visitasi dan evaluasi lapangan.