Hujan Meteor Perseid Capai Puncak 12-13 Agustus, Simak Cara Melihatnya
Hujan meteor Perseid mencapai puncak pada 12-13 Agustus 2026. Simak waktu terbaik dan peluang pengamatan fenomena langit ini dari Indonesia.
MotoGP 2017 menjadi pembuktian bagi KTM. Tim asal Austria ini terus melakukan pengujian jelang keikutsertaan mereka di MotoGP musim depan.
Harianjogja.com, JEREZ — Tim KTM baru saja melangsungkan tes keenamnya di Sirkuit Jerez, Spanyol. Tes dilakukan oleh tim asal Austria tersebut sebagai persiapan menghadapi MotoGP musim depan.
Pengetesan dilakukan oleh dua pembalap KTM, Mika Kallio dan Randy de Puniet dengan mengendarai RC16. Motor yang dites kali ini sama dengan sesi pengetesan di Grand Prix Spanyol.
"Tim dan pembalap datang langsung dari Brno dan langsung termotivasi di sini. Sudah lama sejak Randy mengendarai motor, tapi cukup positif bisa mendapat peningkatan yang jelas," ucap kepala tim KTM Mike Leitner dikutip dari laman Eurosport, Senin (13/6/2016).
"Itu juga menunjukkan Mika Kallio merupakan test rider yang bagus. Secara praktis, dengan kondisi yang sangat panas, kami bisa melewatkan tes di Malaysia," imbuhnya.
Program pengujian KTM akan berlanjut di Misano dengan mencoba test rider lainnya akhir bulan ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hujan meteor Perseid mencapai puncak pada 12-13 Agustus 2026. Simak waktu terbaik dan peluang pengamatan fenomena langit ini dari Indonesia.
Belanja pegawai Kulonprogo masih di atas 30% APBD. DPRD mendorong efisiensi birokrasi dan penguatan PAD tanpa mengurangi layanan publik.
Progres Tol Jogja-Solo Trihanggo-Junction Sleman mencapai 88 persen. Proyek dikebut agar bisa difungsionalkan saat Nataru.
Sultan Brunei Hassanal Bolkiah mencabut gelar menantunya, Raabi'atul Adawiyyah. Keputusan berlaku segera tanpa pengumuman perceraian.
Gelombang tinggi di Kulonprogo merobohkan tiga warung di Pantai Trisik dan membuat air laut masuk ke dua rumah warga.
Gempa M 7,4 mengguncang Kolombia dan menewaskan 111 orang. Presiden Abelardo de la Espriella memimpin langsung penanganan bencana.