Prediksi PSS Sleman vs PSGC Ciamis di I League Cup 2026
PSS Sleman menjamu PSGC Ciamis pada laga pembuka Grup F I League Cup 2026. Simak jadwal, prediksi susunan pemain, dan peluang kedua tim.
Maskot PON (pon-peparnas2016jabar.go.id)
PON 2016 segera digelar.
Harianjogja.com, BANDUNG — Pengurus Besar Keluarga Olahraga Tarung Derajat (PB Kodrat) menyiapkan 40 orang wasit, juri, dan hakim untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 Jawa Barat, 17-29 September. Mereka diambil dari perwakilan seluruh pengda Kodrat se-Indonesia sehingga netralitas pertandingan terjamin.
"Dengan demikian, semua pengda memiliki perwakilan. Harapannya tidak akan ada kecurangan atau keberpihakan pada daerah tertentu," ujar guru muda tarung derajat, Rimba Dirgantara, dikutip dari laman resmi PON, Selasa (6/9/2016).
Selain itu, kata Rimba, PB Kodrat juga telah memberikan pelatihan khusus kepada para wasit, dua bulan lalu. Oleh karena itu, Rimba menilai, para wasit sudah sangat kompeten untuk memimpin pertandingan PON nanti.
Mengenai kesiapan 24 kontingen yang akan bertanding di PON, PB Kodrat juga telah melakukan pemantauan. "Sampai sejauh ini, atlet dari semua kontingen sudah siap bertanding. Mereka terus memantapkan teknik, fisik dan mental," kata Rimba
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSS Sleman menjamu PSGC Ciamis pada laga pembuka Grup F I League Cup 2026. Simak jadwal, prediksi susunan pemain, dan peluang kedua tim.
Nusron Wahid menjalani pemeriksaan KPK selama lima jam dan menegaskan perjalanan ke luar negeri telah mendapat persetujuan Kemensetneg.
Mabes Polri memastikan soliditas internal tetap terjaga setelah Listyo Sigit dan dua jenderal ditetapkan sebagai tersangka kasus penyadapan.
EHEF 2026 kembali digelar di Yogyakarta dengan menghadirkan 69 institusi pendidikan tinggi Eropa untuk membuka peluang kuliah dan beasiswa bagi generasi muda In
Demokrat mencatat kemenangan dalam pemilu sela AS 2026 dan berpeluang merebut mayoritas kursi Senat serta DPR dari Partai Republik.
Yusril Ihza Mahendra menyebut kasus dugaan penyadapan Presiden Prabowo mengarah pada indikasi makar dan masih didalami penyidik.