Advertisement
Uber Cup 2026: Harapan Indonesia Akhiri Puasa Gelar 30 Tahun
Ilustrasi bulu tangkis atau badminton - Foto dibuat oleh AI - StockCake
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Harapan pecinta bulu tangkis Indonesia kembali menguat menjelang Uber Cup 2026 di Denmark. Turnamen beregu putri paling bergengsi dunia itu menjadi peluang bagi tim Indonesia untuk mengakhiri penantian panjang gelar juara hampir tiga dekade.
Kompetisi yang akan berlangsung di Horsens, Denmark, pada 24 April hingga 3 Mei 2026 ini menjadi momentum kebangkitan setelah Indonesia berhasil menembus final pada edisi 2024. Capaian tersebut membuat optimisme publik meningkat bahwa tim putri Indonesia masih mampu bersaing di level tertinggi bulu tangkis dunia.
Bagi para penggemar bulu tangkis, Uber Cup bukan sekadar turnamen biasa. Kejuaraan beregu putri yang pertama kali digelar di Preston, Inggris, pada 1957 ini selalu menghadirkan rivalitas elite dunia, sekaligus menjadi panggung pembuktian kekuatan negara-negara besar bulu tangkis.
Dalam sejarahnya, Amerika Serikat menjadi negara pertama yang mendominasi Uber Cup dengan menyapu tiga edisi awal pada 1957, 1960, dan 1963. Namun dominasi tersebut tidak bertahan lama setelah Jepang mengambil alih peta kekuatan sejak akhir 1960-an dan mulai menjadi penguasa baru turnamen.
Memasuki era modern, China muncul sebagai kekuatan paling dominan dalam sejarah Uber Cup. Negara tersebut telah mengoleksi 16 gelar juara, menjadikannya tim tersukses sepanjang penyelenggaraan turnamen.
Meski begitu, Indonesia tetap berada di jajaran elite negara peraih gelar Uber Cup. Hingga kini, hanya lima negara yang pernah meraih trofi turnamen ini, yakni China, Jepang, Indonesia, Amerika Serikat, dan Korea Selatan.
China memimpin daftar juara dengan 16 trofi, disusul Jepang dengan 6 gelar. Indonesia berada di peringkat ketiga bersama Amerika Serikat dengan koleksi tiga gelar, sementara Korea Selatan mengantongi dua gelar juara.
Sejarah emas Indonesia dimulai pada 1975 di Jakarta, ketika tim putri berhasil menumbangkan Jepang dengan skor 5-2. Kemenangan itu menjadi momen istimewa karena pada tahun yang sama tim putra Indonesia juga menjuarai Thomas Cup, menjadikan Indonesia sebagai negara pertama yang mampu meraih kedua trofi beregu paling bergengsi bulu tangkis dunia secara bersamaan.
Prestasi tersebut kemudian berlanjut ketika Indonesia kembali meraih gelar Uber Cup pada 1994 dan 1996.
Bagi generasi muda pecinta bulu tangkis, gelar tahun 1996 di Horsens—lokasi yang sama dengan penyelenggaraan Uber Cup 2026—menjadi kali terakhir Indonesia berdiri di podium juara. Sejak saat itu, persaingan gelar lebih sering dimenangi oleh China, Jepang, dan Korea Selatan, yang sempat merebut trofi pada edisi 2010 dan 2022.
Berikut daftar lengkap negara peraih gelar Uber Cup sejak pertama kali digelar:
1957, 1960, 1963: Amerika Serikat
1966, 1969, 1972, 1978, 1981, 2018: Jepang
1975, 1994, 1996: Indonesia
1984, 1986, 1988, 1990, 1992, 1998, 2000, 2002, 2004, 2006, 2008, 2012, 2014, 2016, 2020, 2024: China
2010, 2022: Korea Selatan
Menjelang Uber Cup 2026, sebanyak 16 tim terbaik dunia telah memastikan tempat di putaran final, mulai dari kekuatan tradisional seperti China dan Jepang, hingga tim kejutan Bulgaria yang lolos sebagai juara Eropa.
Publik bulu tangkis kini menunggu hasil undian fase grup yang dijadwalkan berlangsung pada 18 Maret 2026, yang akan menentukan lawan pertama Indonesia di turnamen tersebut. Dengan modal tiga gelar juara dan delapan kali runner-up, semangat bertanding tim Indonesia diharapkan mampu kembali menyala di Denmark, terutama dengan hadirnya regenerasi pemain muda yang diharapkan dapat memutus dominasi rival-rival kuat dan membuka peluang mengakhiri puasa gelar Uber Cup bagi Indonesia.
Advertisement
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- LKiS Kecam Teror Air Keras ke Aktivis KontraS Andrie Yunus
- Gubernur Banten Lepas 1.570 Pemudik IKG Menuju Gunungkidul
- Brigade Joxzin Bagikan Ratusan Paket Takjil di Palbapang Bantul
- Libur Lebaran, Mas Marrel Minta Wisatawan Ikut Jaga Kebersihan Jogja
- Jadwal KRL Jogja ke Solo Hari Ini Senin 16 Maret 2026 Terbaru
Advertisement
Advertisement









