Vinyl Edisi Terbatas The Rolling Stones Hadir Sambut Piala Dunia 2026
FIFA dan The Rolling Stones berkolaborasi menyambut Piala Dunia 2026 dengan merilis vinyl edisi terbatas, lagu remix, dan merchandise eksklusif.
Laskar Sukowati menyambut kedatangan Pasoepati, suporter Persis Solo, di kawasan Alun-Alun Sragen, Minggu (30/4/2017). (Muh. Khodiq Duhri/JIBI/Solopos)
Memberikan kuota sebanyak 5.000 orang kepada kelompok suporter Persis Solo, Pasoepati
Harianjogja.com, BANTUL—Panitia pelaksana (Panpel) pertandingan kandang Persiba Bantul memutuskan memberikan kuota sebanyak 5.000 orang kepada kelompok suporter Persis Solo, Pasoepati, untuk laga Persiba lawan Persis di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (6/5/2017).
Baca juga : http://www.harianjogja.com/baca/2017/05/03/persiba-bantul-kuota-untuk-pasoepati-masih-tanda-tanya-814134">PERSIBA BANTUL : Kuota untuk Pasoepati Masih Tanda Tanya
“Pasoepati akan ditempatkan di tribun timur,” ungkap Ketua Panpel Persiba, Sapto Priyono, kepada Harian Jogja, Rabu (3/5/2017). Salah satu alasan pihaknya memberikan kuota Pasoepati agar bisa membuat suporter di DIY mulai dewasa.
Menurut Sapto, persoalan hubungan tidak baik antara Pasoepati dan sejumlah kelompok suporter sepak bola di DIY sudah saatnya diakhiri. Diharapkan dengan diberikannya kuota kepada Pasoepati maka hubungan suporter DIY dengan pendukung Persis semakin membaik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
FIFA dan The Rolling Stones berkolaborasi menyambut Piala Dunia 2026 dengan merilis vinyl edisi terbatas, lagu remix, dan merchandise eksklusif.
Rupiah menguat ke Rp17.900 per dolar AS. Kenaikan harga Pertamax dan suku bunga BI dinilai memberi sentimen positif bagi pasar.
China mengecam keputusan AS memasukkan Alibaba, BYD, dan Baidu ke daftar perusahaan yang dianggap mendukung militer China.
Sleman Temple Run 2026 buka pendaftaran early bird mulai Rp300 ribu. Rute baru berpeluang melintasi kawasan Keraton Ratu Boko.
Kenaikan harga Pertamax menjadi Rp16.250 per liter dinilai berpotensi menekan daya beli kelas menengah dan memicu lonjakan konsumsi Pertalite.
Bantul mulai mengolah sampah plastik menjadi bahan bakar alternatif petasol melalui teknologi pirolisis yang dinilai mampu mengurangi sampah.