11 Tahun TWICE, Fan Party Once upon a Thri11 Hanya untuk 750 Penggemar
TWICE akan merayakan 11 tahun karier lewat fan party “Once upon a Thri11” di Seoul. Hanya 750 ONCE terpilih yang bisa bertemu sembilan member.
ilustrasi sepak bola. (JIBI/Harian Jogja/Dok.)
Piala Soeratin, final antara PSS dan PSIM Jogja belum mendapat izin
Harianjogja.com, JOGJA -- Belum adanya izin dari kepolisian terkait dengan pelaksanaan partai final Piala Soeratin antara PSS Sleman U-17 kontra PSIM U-17, membuat Asprov PSSI DIY mewacanakan akan menggelar partai panas tersebut di luar DIY.
Sejumlah venue alternatif di antaranya Magelang dan Jakarta pun telah dibidik sebagai tempat digelarnya partai Final Piala Soeratin DIY 2017.
"Final digelar di luar DIY adalah alternatif terakhir yang agak ekstrem. Karena sampai saat ini kami memang kesulitan mendapatkan izin menggelarnya di DIY," ujar Direktur Kompetisi Asprov PSSI DIY, Ediyanto kepada Harianjogja.com, Selasa (5/9/2017) siang.
Meski demikian, Edi mengaku bahwa keputusan tempat di luar DIY yang pas untuk menggelar partai final sampai kini belum ada keputusan. Sejauh ini ada dua alternatif, yakni Magelang dari Jakarta menjadi tempat digelarnya partai final. Akan tetapi, keputusan akhir akan dibahas dalam rapat Asprov yang digelar pada malam ini [Rabu (6/9/2017) malam].
Dalam rapat tersebut nantinya tidak hanya masalah kepastian waktu dan tempat pelaksanaan partai final, Asprov PSSI DIY juga akan melihat rekomendasi dari PSSI terkait dengan batas waktu penyelenggaraan final sebelum Jumat (15/9/2017).
"Karena proses pendaftaran pemain dan ofisial tim diputaran nasional akan dimulai 15 September. Untuk itu, wakil dari DIY di putaran nasional harus sudah ada sebelum pendaftaran," sambungnya.
Menurut Edi, sejatinya pihaknya telah memundurkan jadwal final Piala Soeratin DIY 2017 dari Sabtu (2/9) ke Senin (4/9/2017). Selain itu Asprov PSSI DIY juga telah memastikan menggelar laga antara Mataram Muda melawan Elang Muda digelar tanpa penonton di lapangan 403 Kentungan, Sleman.
Namun, keinginan untuk segera menggelar partai final itu sulit direalisasikan karena pihak kepolisian setempat belum juga memberikan rekomendasi izin keramaian. Adapun alasan kuat dari kepolisian tidak mengeluarkan izin adalah untuk menghindari adanya gesekan antarpendukung kedua kesebelasan yang selama ini dikenal kurang begitu harmonis.
"Untuk itu, kami belum bisa tentukan kepastiannya lagi. Nanti setelah rapat besok malam baru ada kejelasan," tandas Edi.
Terpisah, pelatih PSIM U-17 Sigit Putranto kepada koran ini menyebutkan belum adanya kepastian waktu dan tempat digelarnya partai final menghadapi PSS U-17, sedikit berpengaruh terhadap kesiapan tim. Pihaknya sementara tidak meliburkan para pemain dan tetap menjalani latihan, sembari menunggu kejelasan waktu dan tempat pelaksanaan partai final.
"Mau digelar di manapun kami siap. Jika pun digelar di luar DIY, kami tidak ada masalah. Motivasi para pemain pun saya pastikan tidak ada kendala jika digelar di luar DIY," ucap Sigit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
TWICE akan merayakan 11 tahun karier lewat fan party “Once upon a Thri11” di Seoul. Hanya 750 ONCE terpilih yang bisa bertemu sembilan member.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 8 Oktober 2026 tersedia mulai pagi. Simak jadwal lengkap dari Stasiun Palur hingga Jogja/Tugu.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 8 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap dan tarif KRL Rp8.000.
Awal musim hujan di Bantul diprediksi mundur lebih dari 30 hari. DPRD Bantul menyiapkan posko dan antisipasi kekeringan.
Suzuki e SKY resmi diperkenalkan di Jepang dan dijual mulai 16 November 2026. Mobil listrik mungil ini punya jarak tempuh 310 km dan desainnya tercatat di DJKI.
DPRD DIY meminta BUMD tak hanya mengejar pertumbuhan aset, tetapi juga memperbesar keuntungan dan kontribusi terhadap pendapatan daerah.