Advertisement
Rangkuman Pekan I Liga Belanda: Awal Buruk Feyenoord
Fabian Serrarens (kanan), ujung tombak De Graafschap, merayakan golnya ke gawang Feyenoord, disambut Erik Bakker (kedua kanan). - Football Oranje
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA–Feyenoord Rotterdam, salah satu tim kuat dalam tradisi sepak bola Belanda, memulai Eredivisie 2018/2019 dengan sangat buruk.
Dalam pertandingan pekan pertama yang berlangsung di Stadion De Vijverberg di Doetinchem, Minggu (12/8/2018), Feyenoord menyerah 0 – 2 dari tuan rumah De Graafschap yang merupakan tim promosi. Kedua gol tuan rumah dihasilkan oleh Fabian Serrarens pada menit ke-31, sedangkan gol kedua De Graafschap dikontribusi Stefan Nijland ketika pertandingan babak kedua telah memasuki injury time.
Advertisement
De Graafschap merupakan satu-satunya kontestan Eredivisie Belanda yang sama sekali tidak menggunakan jasa pemain asing. Meskipun di lini belakangnya terdapat pemain berdarah Maluku Jordy Tutuarima, bek kiri tersebut telah berkewarganegaraan Belanda.
Musim lalu tim yang ditukangi pelatih Henk de Jong hanya finis di peringkat keempat Eerste (divisi 2) dan promosi ke Eredivisie melalui jalur play-off.
Sementara, Feyenoord adalah kekuatan terbesar ketiga sepanjang sejarah sepak bola Belanda. Tim yang kini ditangani pelatih berdarah Maluku Giovanni van Bronckhorst itu juara liga teratas Belanda 15 kali, hanya kalah banyak dari Ajax Amsterdam (33) dan PSV Eindhoven (24).
Hasil lengkap pekan pertama Eredivisie yang berakhir pada Minggu (12/8/2018) tengah malam WIB: PEC Zwolle 2 vs Heerenveen 3; Willem II 0 vs VVV Venlo 1; Ajax 1 vs Heracles 1; PSV 4 vs Utrecht 0; Excelsior 1 vs Fortuna Sittard 1; ADO Den Haag 1 vs Emmen 2; De Graafschap 2 vs Feyenoord 0; Vitesse Arnhem 5 vs Groningen 1; AZ Alkmaar 5 vs NAC Breda 0.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Bulog Targetkan Penyaluran 828 Ribu Ton Beras SPHP Sepanjang 2026
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement








