Advertisement

Pendekar Silat dari Malaysia Mengamuk Setelah Kalah Bertanding

Newswire
Senin, 27 Agustus 2018 - 19:50 WIB
Bhekti Suryani
Pendekar Silat dari Malaysia Mengamuk Setelah Kalah Bertanding Pembatas ruang ganti atlet yang dirusak oleh Mohd Al Jufferi Jamari karena tak terima dengan keputusan juri pada pertandingan yang berlangsung di Padepokan Pencak Silat, TMII, Jakarta Timur, Senin (27/8/2018). - Suara.com/Adie Prasetyo

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA- Pendekar silat asal Malaysia yang bertarung di Asian games mengamuk dengan merusak fasilitas publik lantaran kalah bertanding.

Pesilat Malaysia Mohd Al Jufferi Jamari tidak terima dengan hasil pertandingan final nomor tarung kelas 65-70 kg. Menghadapi pesilat Indonesia, Komang Harik Adi Putra di Padepokan Pencak Silat, TMII, Jakarta Timur, Senin (27/8/2028), Jufferi merasa dicurangi oleh keputusan juri.

Advertisement

Jufferi mengaku dirinyalah yang menguasai jalannya pertandingan. Namun, juri selalu memberikan nilai yang lebih baik kepada Komang.

Suasana pun sempat memanas di arena pertandingan. Perwakilan Malaysia sempat mengajukan protes kepada juri, namun tidak ditanggapi.

Alhasil, Jufferi enggan untuk menyelesaikan pertandingan dan dinyatakan kalah 4-1.

Meninggalkan arena pertandingan dengan perasaan kesal, Jufferi pun merusak fasilitas untuk meluapkan kemarahannya. Pembatas ruang ganti pesilat yang terbuat dari triplek pun bolong terkena tendangan 'maut' Jufferi.

"Saya tidak nyaman dengan juri, komang tak salah, tetapi yang salah itu pengadil. Pendukung juga tidak salah karena mereka mendukung," kata Jufferi usai pertandingan.

"Saya tak terima dengan pengadilan ini. Saya merasa tak dihormati. Saya harap ke depannya pengadil tidak memihak," tambahnya.

Dengan hasil ini, Komang berhasil menambah perolehan medali emas Indonesia menjadi 17.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Suara

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Rapat DPR Menguak Kekeliruan Surat Penahanan Amsal

Rapat DPR Menguak Kekeliruan Surat Penahanan Amsal

News
| Kamis, 02 April 2026, 20:07 WIB

Advertisement

Blunder! Iklan Bus Skotlandia Gunakan Pemandangan China

Blunder! Iklan Bus Skotlandia Gunakan Pemandangan China

Wisata
| Rabu, 01 April 2026, 09:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement