Masuk 4 Besar di Open R4-2026, Arung Jeram Sleman Punya Modal Bagus
Tim arung jeram Sleman yang bermaterikan lima atlet muda berhasil masuk empat besar dalam Kejuaraan Arung Jeram Open R4-2026 di Sungai Oya, Patuk, Gunungkidul.
Timnas Indonesia/JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA—Belum jelasnya keputusan Luis Milla dalam menerima perpanjangan kontrak selama setahun untuk menangani Timnas Indonesia membuat PSSI mesti mencari opsi lain sebagai pengisi kursi pelatih Timnas.
Bila benar-benar tak mau menerima perpanjangan kontrak selama setahun, PSSI bakal menunjuk nama lain yang ditugaskan jadi pelatih. Sejauh ini, nama Bima Sakti dianggap jadi yang terdepan karena rekam jejaknya sebagai asisten pelatih Luis Milla.
Mantan pemain Primavera itu juga dianggap mampu dan cakap dalam menangani skuat Timnas Indonesia. Apalagi, dalam waktu dekat ini, Timnas Indonesia mesti bersiap menghadapi laga Piala AFF 2018 yang akan dimulai pada November 2018.
Dukungan datang dari pemain apabila Bima Sakti jadi pelatih. Bek tengah Indonesia, Fachrudin Aryanto, menuturkan Bima Sakti jadi pilihan yang paling pas apabila PSSI mencari pengganti Luis Milla.
Bima Sakti dianggap mengetahui gaya permainan tim yang diinginkan Luis Milla semasa jadi pelatih. Mengingat Bima mendapat ilmu langsung selama dua tahun sebagai asisten pelatih. “Selain itu, para pemain tak perlu beradaptasi lebih banyak lagi dengan Bima Sakti,” ucap mantan pemain PSS Sleman itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Baterai iPhone cepat habis? Simak 15 cara menghemat daya mulai dari Mode Daya Rendah hingga mengatur aplikasi dan jaringan.
Tukang becak di Kulonprogo jadi desil 9, anaknya kuliah di UNY dan kesulitan mengakses bantuan pendidikan karena perubahan data.
Thailand wajib menang minimal tiga gol atas Vietnam pada final leg kedua Piala AFF 2026 untuk membalikkan agregat dan merebut gelar.
Ghost in the Cell karya Joko Anwar dikaitkan warganet dengan karhutla Kalimantan yang mencapai 750 hotspot pada 17–19 Agustus 2026.
Pelatih PSIM Jogja Jean-Paul van Gastel menyoroti persaingan internal skuad yang mulai menurun jelang kompetisi resmi bergulir.