Ada Lapangan Outdoor, Padeljam Padukan Gaya Hidup dan Olahraga

Galih Eko Kurniawan
Galih Eko Kurniawan Jum'at, 24 Juli 2026 20:37 WIB
Ada Lapangan Outdoor, Padeljam Padukan Gaya Hidup dan Olahraga

Director of Padeljam Weimpy Adary (kiri) dan Founder NSport Nizar Bawazier (kanan) menunjukkan fasiiltas Padeljam, Jumat (24/7/2026). - Harian Jogja/Ist

Harianjogja.com, SLEMAN—Berada di kawasan Umbul Permai, Ngaglik, Sleman, Padeljam menghadirkan lapangan padel luar ruang (outdoor) pertama di DIY dengan memadukan aktivitas olahraga, gaya hidup serta daya tarik pariwisata.

Hal itu diungkapkan Director of Padeljam, Weimpy Adary, dalam agenda pembukaan di Ngaglik, Sleman, Jumat (25/7/2026). Padeljam menjadi unik ketika tempat olahraga ini berada di areal persawahan Umbul Permai.

“Kami ingin memberikan warna baru dengan sensasi berbeda bagi orang-orang yang ingin bermain padel di suasana terbuka dengan sirkulasi udara bebas,” ungkap Wiempi, Jumat.

Untuk fasilitasnya, secara rinci di Padeljam ada empat arena padel dalam ruang dan satu area luar ruang yang dilengkapi taman serta fasilitas kafe untuk mendukung aktivitas fisik sekaligus ruang komunal masyarakat.

Ekspansi sarana olahraga raket ini lahir dari kolaborasi strategis antara Importa Group dan Starcross melalui sub-holding Nata Sport Indonesia (NSport) dengan sasaran utamanya para pegiat komunitas padel.

Founder NSport sekaligus CEO Importa, Nizar Bawazier, menyampaikan investasi ini merespons pergeseran tren anak muda pascapandemi yang menjadikan tempat olahraga sebagai pusat gaya hidup dan sosialisasi.

“Pandangan kami, industri ini [olahraga] akan sangat berkembang sehingga kami fokus membangun fasilitas olahraga yang tidak hanya untuk padel tetapi juga yang lain, seperti gym, yang akan kami buat ke depannya,” paparnya.

Ketua Pengurus Daerah Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) DIY RM Gustilantika Marrel menyambut positif hadirnya Padeljam untuk menopang ekosistem olahraga padel yang perkembangannya paling dinamis di Indonesia.

Dia menekankan pentingnya sinergi antar-pemilik arena guna menjaga iklim bisnis tetap sehat, mencegah perang harga serta memastikan ketersediaan pelatih bersertifikasi.

Dengan masuknya Jogja dalam kalender kejuaraan internasional seperti FIP International, ketersediaan lapangan berkualitas tinggi sangat dibutuhkan sebagai rujukan latihan para atlet nasional maupun mancanegara.

“Seluruh pemilik tempat padel di Jogja perlu duduk bareng agar industri ini dibangun dengan sehat. Ketika ada agenda skala internasional atau nasional, para atlet sangat membutuhkan tempat latihan yang memadai. Fasilitas seperti Padeljam ini sangat layak, bisa menjadi rujukan latihan bagi para atlet,” tutur Marel.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Galih Eko Kurniawan
Galih Eko Kurniawan Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online