Kejuaraan Arung Jeram di Oya, Sleman Kirim Skuat Atlet Muda
Sleman mengirimkan satu tim bermaterikan lima atlet mudanya untuk bertanding di ajang Kejuaraan Arung Jeram Open R4-2026 di Sungai Oya, Gunungkidul.
Director of Padeljam Weimpy Adary (kiri) dan Founder NSport Nizar Bawazier (kanan) menunjukkan fasiiltas Padeljam, Jumat (24/7/2026). - Harian Jogja/Ist
Harianjogja.com, SLEMAN—Berada di kawasan Umbul Permai, Ngaglik, Sleman, Padeljam menghadirkan lapangan padel luar ruang (outdoor) pertama di DIY dengan memadukan aktivitas olahraga, gaya hidup serta daya tarik pariwisata.
Hal itu diungkapkan Director of Padeljam, Weimpy Adary, dalam agenda pembukaan di Ngaglik, Sleman, Jumat (25/7/2026). Padeljam menjadi unik ketika tempat olahraga ini berada di areal persawahan Umbul Permai.
“Kami ingin memberikan warna baru dengan sensasi berbeda bagi orang-orang yang ingin bermain padel di suasana terbuka dengan sirkulasi udara bebas,” ungkap Wiempi, Jumat.
Untuk fasilitasnya, secara rinci di Padeljam ada empat arena padel dalam ruang dan satu area luar ruang yang dilengkapi taman serta fasilitas kafe untuk mendukung aktivitas fisik sekaligus ruang komunal masyarakat.
Ekspansi sarana olahraga raket ini lahir dari kolaborasi strategis antara Importa Group dan Starcross melalui sub-holding Nata Sport Indonesia (NSport) dengan sasaran utamanya para pegiat komunitas padel.
Founder NSport sekaligus CEO Importa, Nizar Bawazier, menyampaikan investasi ini merespons pergeseran tren anak muda pascapandemi yang menjadikan tempat olahraga sebagai pusat gaya hidup dan sosialisasi.
“Pandangan kami, industri ini [olahraga] akan sangat berkembang sehingga kami fokus membangun fasilitas olahraga yang tidak hanya untuk padel tetapi juga yang lain, seperti gym, yang akan kami buat ke depannya,” paparnya.
Ketua Pengurus Daerah Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) DIY RM Gustilantika Marrel menyambut positif hadirnya Padeljam untuk menopang ekosistem olahraga padel yang perkembangannya paling dinamis di Indonesia.
Dia menekankan pentingnya sinergi antar-pemilik arena guna menjaga iklim bisnis tetap sehat, mencegah perang harga serta memastikan ketersediaan pelatih bersertifikasi.
Dengan masuknya Jogja dalam kalender kejuaraan internasional seperti FIP International, ketersediaan lapangan berkualitas tinggi sangat dibutuhkan sebagai rujukan latihan para atlet nasional maupun mancanegara.
“Seluruh pemilik tempat padel di Jogja perlu duduk bareng agar industri ini dibangun dengan sehat. Ketika ada agenda skala internasional atau nasional, para atlet sangat membutuhkan tempat latihan yang memadai. Fasilitas seperti Padeljam ini sangat layak, bisa menjadi rujukan latihan bagi para atlet,” tutur Marel.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sleman mengirimkan satu tim bermaterikan lima atlet mudanya untuk bertanding di ajang Kejuaraan Arung Jeram Open R4-2026 di Sungai Oya, Gunungkidul.
FBI mengembalikan delapan artefak budaya asal Papua yang diselundupkan secara ilegal ke Amerika Serikat kepada Pemerintah Indonesia.
Presiden Prabowo meminta Nanik S. Deyang tetap membantu BGN sebagai bagian dewan pengawas usai mengundurkan diri.
KPU DIY memutakhirkan data partai politik setiap semester melalui Sipol sebagai persiapan tahapan Pemilu yang dimulai pada pertengahan 2027.
Koperasi Mina Bahari 45 mengubah Pantai Depok menjadi kawasan wisata kuliner laut yang menyejahterakan nelayan dan pelaku UMKM lokal.
Febrie Adriansyah resmi ditahan Kejagung sebagai tersangka dugaan korupsi dan TPPU terkait Asabri serta temuan emas 74 kilogram.