Maudy Ayunda Akui Menjauh dari Berita Adalah Privilege, Minta Maaf
Maudy Ayunda meminta maaf setelah dikritik tone deaf dan mengakui kemampuan menjauh dari berita adalah sebuah privilege.
Aji Santoso / Liga Indonesia
Harianjogja.com, LAMONGAN - Perbaikan mental bertanding jadi sorotan utama Persela Lamongan jelang bertandang ke markas PS Tira, di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (28/10/2018).
Berdasarkan analisis yang dilakukan para pemain Persela tidak terlalu lepas ketika bermain di laga tandang. Hal inilah yang kini diperbaiki sebelum pertandingan kontra PS Tira dilaksanakan.
Menurut pelatih Persela Aji Santoso, kepercayaan diri anak asuhannya sudah cukup baik. Hanya saja, timnya sulit bangkit ketika sedang tertinggal di pertandingan tandang.
"Anak-anak sangat percaya diri, spiritnya tinggi, dan ambisi memenangkan pertandingan sangat besar ketika bermain di kandang, tapi sebaliknya saat main tandang," kata Aji, dikutip dari laman Liga Indonesia, Sabtu (28/10/2018).
Aji menargetkan tidak pulang dengan tanpa poin dari laga ini. Misi ini dilakukan agar Persela dapat menjauhi zona degradasi pada akhir musim nanti.
Saat ini Persela berada di peringkat 12 klasemen dengan 35 poin, atau enam poin di atas dua tim penghuni zona merah, Perseru Serui peringkat 16 dan PS Tira, yang sama-sama mengemas 29 poin.
"Ini sangat penting, karena minimal kami harus meraih kemenangan di tiga pertandingan sisa bila ingin selamat dari zona degradasi," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Maudy Ayunda meminta maaf setelah dikritik tone deaf dan mengakui kemampuan menjauh dari berita adalah sebuah privilege.
Menhut Raja Juli Antoni membekukan izin tiga perusahaan di Kaltim terkait karhutla dan memerintahkan pemulihan ekosistem.
Harga minyak nasional Januari–September 2026 mencapai US$85–90 per barel. Pemerintah tetap menjaga harga Pertalite dan Biosolar.
Dua warga Lumbungkerep Klaten menjadi penumpang KM Virgo Transport 8. Danang selamat, sedangkan Bagus masih dalam pencarian.
Pemerintah memantau 458 titik di 240 kabupaten dan kota untuk menjaga harga dan mutu beras serta memberantas mafia beras.
DTSEN mencatat 4,33 juta KPM baru sejak diterapkan. Pemutakhiran data dilakukan agar bansos menjangkau warga yang memenuhi kriteria.