21 Gol dalam 5 Laga, Barcelona Mulai Dekati Rekor Real Madrid
Barcelona mencetak 21 gol dalam lima laga LaLiga 2026/2027. Produktivitas ini membuat rekor 121 gol Real Madrid kembali menjadi sorotan.
Pertandingan PSIS vs Perseru / Vidio
Harianjogja.com, SEMARANG - Manajemen PSIS Semarang memilih meliburkan skuat dan tim pelatih PSIS Semarang hingga awal tahun depan. Langkah ini diambil menyusul belum adanya kejelasan jadwal babak 32 besar Piala Indonesia melawan Persik Kendal.
General Manajer PSIS Wahyu Liluk Winarto mengatakan, tidak hanya menunggu kejelasan jadwal, pihaknya kini juga tengah melakukan negosiasi ulang terkait kontrak pemain. Sebab, rata-rata masa kontrak pemain PSIS sudah akan habis pada bulan desember ini.
"Kami meberikan kesempatan kepada pemain untuk pulang. Setelah ini, kami harus menego ulang pemain yang dipertahankan," katanya, Selasa (11/12/2018).
Sebelum meliburkan pemain, manajemen PSIS sendiri telah bersepakat dengan pelatih Jafri Sastra untuk kembali bekerjasama. Bahkan, pelatih asal Payakumbuh, Sumatera Barat tersebut diperpanjang kontraknya selama dua tahun kedepan.
"Saya yakin coch Jafri punya komitmen dengan kesepakatan sebelumnya," imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Barcelona mencetak 21 gol dalam lima laga LaLiga 2026/2027. Produktivitas ini membuat rekor 121 gol Real Madrid kembali menjadi sorotan.
Penjualan mobil listrik RI naik 99,4% hingga Agustus 2026. Simak 20 model terlaris, Jaecoo J5 memimpin di atas BYD Atto 1.
Harga emas Pegadaian hari ini, Rabu 16 September 2026, untuk Antam, UBS dan Galeri 24 lengkap dengan harga buyback.
DPRD Kulonprogo mendorong Pemkab memaksimalkan potensi jasa katering untuk maskapai dan karyawan YIA guna meningkatkan pendapatan daerah.
Pakistan menjadi negara dengan kualitas udara terburuk 2025. PM2.5 mencapai 13,5 kali pedoman WHO, sementara Indonesia membaik.
Bagnaia mengakui levelnya kini di posisi 9-10 setelah gagal finis di San Marino. Ia menyoroti masalah pengereman dan menikung.