Snapdragon 8 Elite Gen 6 Resmi Diperkenalkan, Bawa AI Agentik ke HP Premium
Qualcomm resmi meluncurkan Snapdragon 8 Elite Gen 6 dan Extreme Gen 6. Chip 2nm dengan CPU Oryon 5,0 GHz, GPU Adreno baru, dan AI agentic.
Pertandingan PSIS vs Perseru / Vidio
Harianjogja.com, SEMARANG - Manajemen PSIS Semarang memilih meliburkan skuat dan tim pelatih PSIS Semarang hingga awal tahun depan. Langkah ini diambil menyusul belum adanya kejelasan jadwal babak 32 besar Piala Indonesia melawan Persik Kendal.
General Manajer PSIS Wahyu Liluk Winarto mengatakan, tidak hanya menunggu kejelasan jadwal, pihaknya kini juga tengah melakukan negosiasi ulang terkait kontrak pemain. Sebab, rata-rata masa kontrak pemain PSIS sudah akan habis pada bulan desember ini.
"Kami meberikan kesempatan kepada pemain untuk pulang. Setelah ini, kami harus menego ulang pemain yang dipertahankan," katanya, Selasa (11/12/2018).
Sebelum meliburkan pemain, manajemen PSIS sendiri telah bersepakat dengan pelatih Jafri Sastra untuk kembali bekerjasama. Bahkan, pelatih asal Payakumbuh, Sumatera Barat tersebut diperpanjang kontraknya selama dua tahun kedepan.
"Saya yakin coch Jafri punya komitmen dengan kesepakatan sebelumnya," imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Qualcomm resmi meluncurkan Snapdragon 8 Elite Gen 6 dan Extreme Gen 6. Chip 2nm dengan CPU Oryon 5,0 GHz, GPU Adreno baru, dan AI agentic.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 24 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 24 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Kenali enam pemain baru 5cm: Revolusi Hati. Roman King memerankan Zafran muda dalam prekuel film 5 cm yang dijadwalkan tayang akhir 2026.
DPRD Sleman mengingatkan potensi dampak jalan tol terhadap kunjungan wisatawan. Pemkab diminta memperkuat destinasi dan memperbanyak event pariwisata.
DPRD Bantul mengingatkan pengelolaan KDMP perlu pengawasan, manajemen yang kuat, dan produk lokal agar tak mengulang persoalan KUD.