Lebih dari Sejuta Jutawan Baru Lahir dalam Setahun
UBS Global Wealth Report 2026 mencatat kekayaan dunia tumbuh 10,8 persen pada 2025. Swiss masih menjadi negara dengan rata-rata kekayaan tertinggi.
Pertandingan PSIS vs Perseru / Vidio
Harianjogja.com, SEMARANG - CEO PSIS Semarang AS Sukawijaya akhirnya angkat suara terkait dengan adanya tudingan pengaturan skor yang diduga melibatkan timnya di Liga 1 2018 lalu. Pria yang akrab dipanggil Yoyok Sukawi ini meminta kepada koordinator Save Our Soccer (SOS), Akmal Marhali untuk lebih dalam mempelajari klubnya dan memberikan bukti terkait dengan tuduhannya dalam sebuah diskusi di Surabaya, Senin (17/12/2018) lalu.
"Lha mereka ngomong seperti itu ada buktinya tidak? Kalau menuduh, ya harus bisa membuktikannya dulu. Yang jelas kami santai saja menanggapinya," katanya, Rabu (19/12/2018).
Menurut Yoyok, SOS harusnya berpedoman pada statistik yang diraih PSIS pada musim 2018, sebelum menduga yang tidak-tidak. Seperti jumlah tendangan penalti yang didapat atau dirugikan PSIS. Sebab, keberhasilan PSIS bertahan di Liga 1 musim depan adalah buah dari kerja keras seluruh elemen di tim Mahesa Jenar.
"Kalau ditengarai ada pengaturan skor, mestinya yang selamat pertama PSMS Medan. Untuk itu bicara statistik saja," sambung Yoyok.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
UBS Global Wealth Report 2026 mencatat kekayaan dunia tumbuh 10,8 persen pada 2025. Swiss masih menjadi negara dengan rata-rata kekayaan tertinggi.
Orang tua korban Little Aresha Daycare meminta Presiden Prabowo mengawal penanganan kasus dan mendorong pengusutan pihak struktural.
BNN RI membongkar jaringan penyelundupan cartridge vape berisi etomidate dari Malaysia melalui Batam dan menangkap tujuh tersangka.
TPP ASN Sleman berpotensi disesuaikan jika target PAD meleset, namun Pemkab menegaskan belum ada keputusan pemotongan.
Polri memutasi 146 perwira tinggi dan menengah. Brigjen Pol. Untung Widyatmoko ditunjuk sebagai Kadivhubinter Polri yang baru.
Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola BPJS Kesehatan dinilai memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Salah satunya dirasakan Texsi Miki Fijay