5 Cara Cek Nomor HP Tidak Dikenal agar Terhindar dari Penipuan
Nomor tak dikenal terus menelepon? Cek melalui Aduan Nomor Komdigi, identifikasi spam, blokir, dan hindari memberikan data pribadi.
Dua tersangka pelemparan batu yang menewaskan suporter PSS Sleman sudah diringkus dan kini ditahan di Mapolres Sleman, Jumat (25/1/2019). - Harian Jogja/Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA—Muslich Burhandin, Presiden Brajamusti, kelompok suporter PSIM Jogja, menyerukan semua wadah pendukung klub sepak bola saling menjalin komunikasi demi iklim sepak bola yang aman dan beradab. Berbagai kekerasan, terakhir menewaskan satu suporter PSS Sleman, harus diakhiri melalui rekonsiliasi.
“Tidak ada pilihan selain rekonsiliasi. Kami ingin hal ini segera tercipta. Langkah awal berupa koordinasi akan kami jalankan,” kata pria yang karib disapa Tole itu saat dihubungi Harian Jogja melalui ponsel, Jumat (25/1/2019).
Brajamusti akan menggelar rapat pada Senin (28/1/2019) mendatang. Brajamusti juga meminta pendapat dari sejumlah sesepuh kelompok suporter dan pemangku kepentingan mengenai upaya menciptakan perdamaian antarsuporter di DIY.
“Selain itu saya juga berharap banyak pada pihak berwajib untuk menyelesaikan kasus kekerasan sepak bola sesuai hukum yang berlaku,” ucap dia.
Muslich belum berkomentar banyak ihwal penetapan dua pendukung PSIM: RC, 18, dan DN, 18, atas meninggalnya suporter PSS, Muhammad Asadulloh Alkhoiri setelah menonton pertandingan PSS Sleman melawan Persis Solo pada Sabtu (19/1/2019) lalu.
Kapolres Sleman AKBP Rizky Ferdiansyah saat jumpa pers di Mapolres Sleman, Jumat sore mengatakan RC dan DN adalah suporter fanatik PSIM.
RC, 18, tinggal di Baturetno, Banguntapan, Bantul. Adapun DN, 18, tinggal di Plumbon, Banguntapan, Bantul. RC diringkus di rumahnya, sedangkan DN dicocok di sekolahnya.
Menurut Muslich, beberapa pengurus Brajamusti akan menyambangi Mapolres Sleman untuk mengetahui duduk persoalan.
“Rencana baru malam ini, beberapa personel DPP Brajamusti akan ke Mapolres Sleman untuk mencari tahu kebenarannya. Untuk itu sementara kami belum bisa berkomentar banyak terkait hal ini,” kata Muslich, Jumat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Nomor tak dikenal terus menelepon? Cek melalui Aduan Nomor Komdigi, identifikasi spam, blokir, dan hindari memberikan data pribadi.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 7 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif KRL sebesar Rp8.000.
Pemkab Magelang menyiapkan 70 SPKL mobil dan 74 battery swap station untuk memperkuat ekosistem kendaraan listrik dan pariwisata.
PHRI Sleman dan DP3 membangun sistem informasi pemasaran untuk mempertemukan supplier produk lokal dengan pelaku usaha.
Guru di Magelang didorong meningkatkan kompetensi agar adaptif menghadapi generasi digital, AI, dan perubahan karakter peserta didik.
Iran memperingatkan AS-Israel soal serangan baru dan menyebut produksi senjata, pertahanan, serta amunisi naik 2,5 kali lipat.