BYD Perbarui Keamanan Shark 6 Usai Ditemukan Celah Peretasan
BYD menyiapkan update OTA untuk Shark 6 setelah pengujian menemukan celah pada sistem infotainment. Lampu dan wiper juga diuji melalui CAN bus.
instagram Persija
Harianjogja.com, SLEMAN - Kemenangan Persija 5-0 atas Borneo FC, di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (5/3/2019) malam, membuat Ivan Kolev bangga dengan penampilan anak asuhnya. Sebab, Ismed Sofyan dan kawan-kawan mampu menunjukkan permaian terbaik dan melaksanakan intruksinya.
"Para pemain tampil baik malam ini, semua taktik kami coba dan hasilnya berjalan baik. Suporter kami sangat luar biasa. Novri Setiawan juga bermain bagus malam ini," kata Ivan usai pertandingan.
"Selanjutnya kami akan bertemu Madura United dan saya kira bakal menentukan. Kami akan melakukan evaluasi dan belajar dari pertandingan ini di waktu tersisa," lanjut Kolev.
Adapun lima gol yang dicetak oleh Persija, dua di antaranya yakni menit ke-14 dan ke-23 dilesakkan oleh Novri Setiawan. Sedangkan, Bruno Matos mencetak gol pada menit ke-19. Ramdani Lestaluhu dan Heri Susanto mengunci kemenangan Macan Kemayoran menjadi 5-0. Atas hasil ini membawa Persija memuncaki klasemen sementara Grup D dengan poin tiga, unggul selisih gol dari Madura United.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BYD menyiapkan update OTA untuk Shark 6 setelah pengujian menemukan celah pada sistem infotainment. Lampu dan wiper juga diuji melalui CAN bus.
Menko PMK meminta Menpora menghitung tambahan bonus atlet peraih medali emas Asian Games dan Olimpiade serta menyiapkan dana pensiun.
Markus Madjar belum mendapat menit bermain bersama PSS Sleman. Ia fokus meningkatkan fisik dan belajar menghadapi intensitas Liga 1.
Pre-order iPhone 18 Pro dan Pro Max di iBox serta Digimap sudah dibuka. Simak link resmi dan cara pemesanannya di Indonesia.
Muse milik Meta menembus 3,4 juta unduhan dan tumbuh lebih cepat dari ChatGPT, Claude, serta Grok pada awal peluncurannya.
Jokowi bertemu Prabowo di Kertanegara pada 6 Oktober 2026. Pertemuan berlangsung tertutup dan berdekatan dengan putusan MK soal Gibran.