Danantara Gandeng Tony Blair, Transformasi BUMN dan Tarik Investasi
Danantara gandeng Tony Blair Institute percepat transformasi BUMN, dorong investasi global, hilirisasi, dan daya saing Indonesia.
Timnas Vietnam/AFFSuzukiCup.com
Harianjogja.com, JAKARTA - Indonesia akan berhadapan dengan Vietnam di final Sea Games cabang sepak bola, Selasa (10/12/2019) malam di Stadion Rizal Memorial.
Sepanjang pagelaran, Ha Duc Chinh dan Nguyen Tien Linh untuk sementara sudah membuat 14 dari 21 gol Vietnam sampai semifinal SEA Games 2019.
Duc Chinh melesakkan delapan gol dan Tien Linh enam gol. Duc Chinh pun sementara menjadi pencetak gol terbanyak bersama penyerang Indonesia Osvaldo Haay.
Namun, Park Hang Seo yang gemar menggunakan formasi 4-2-3-1 tidak selalu menurunkan keduanya secara bersamaan.
Tipe bermain mereka pun berbeda. Ha Duc Chinh merupakan penyerang dengan penempatan posisi jitu dan memiliki kualitas sundulan di atas rata-rata. Hal itu tampak di SEA Games 2019, dari delapan gol, pemain berusia 22 tahun itu melesakkan lima gol via sundulan dan sisanya dari kaki.
Jika Ha Duc Chinh yang diturunkan oleh Park, Vietnam akan bermain melebar dan lebih sering menggunakan umpan-umpan silang.
Sementara Nguyen Tien Linh merupakan striker yang senang berlari dan membuat gol dengan tendangan setelah sebelumnya beradu kecepatan dengan bek lawan. Itulah yang menjadi alasan mengapa Tien Linh lebih sering menghadirkan gol melalui kakinya (lima gol) di SEA Games 2019.
Mengawal Duc Chinh dan Tien Linh, entah itu saat mereka diturunkan bersamaan atau tidak, akan menjadi pekerjaan rumah yang sulit bagi bek-bek Indonesia. Andy Setyo dan kawan-kawannya di lini belakang harus fokus 100 persen selama pertandingan jika tidak ingin kebobolan.
“Kalau bisa jangan sampai kebobolan terlebih dahulu karena itu akan membuat situasi menjadi rumit,” tutur bek kiri timnas U-22 Indonesia Firza Andika.
Meski demikian, kekuatan Vietnam sejatinya pincang saat menghadapi Indonesia dengan cederanya kapten sekaligus gelandang Nguyen Quang Hai. Quang Hai adalah pemain yang sangat berpengaruh di lini tengah Vietnam.
Namun, Park menegaskan bahwa hal itu tidak masalah selama anak-anak asuhnya berlaga sebagai tim.
“Kami bermain sebagai tim dan kami berlaga untuk meraih satu tujuan yaitu juara,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis Indonesia
Danantara gandeng Tony Blair Institute percepat transformasi BUMN, dorong investasi global, hilirisasi, dan daya saing Indonesia.
Mahasiswa perlu mendapatkan pemahaman SNI dan mendorong lulusan memiliki sertifikat kompetensi agar siap bersaing di dunia kerja.
Kimaya Sudirman Yogyakarta by HARRIS kembali menghadirkan berbagai penawaran spesial bagi pasangan yang ingin mewujudkan pernikahan impian.
Said Iqbal mengusulkan penghapusan pajak JHT, THR, dana pensiun, dan pesangon kepada Menteri Keuangan demi meningkatkan kesejahteraan buruh.
PM India Narendra Modi berjanji kembali ke Indonesia sebelum 2029 untuk meresmikan Candi Prambanan setelah restorasi bersama rampung.
Pemkab Kulonprogo menggabungkan Disdag dan DisperinkopUKM mulai Januari 2027 demi meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan.