Mentan Bongkar Mafia Proyek hingga Benih Rp3,3 Miliar
Mentan Amran bongkar skandal Kementan: mafia proyek, ASN dipecat, hingga dugaan benih Rp3,3 miliar. Pelaku terancam hukuman berat.
Ole Gunnar Solskjaer/Antara/Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA - Pergerakan pemain yang jauh dari harapan menjadi sorotan Ole Gunnar Solskjaer atas kinerja pasukan Manchester United.
Akibat "lemotnya" pergerakan para pemain, MU tak bisa mengatasi AC Milan dan harus puas berbagi masing-masing satu gol.
Bertanding di kandang sendiri, di Old Trafford, Inggris, Kamis waktu setempat (Jumat WIB) Manchester United diimbangi AC Milan 1-1.
Statistik pertandingan pada leg pertama babak 16 besar Liga Europa itu memperlihatkan penguasaan bola kedua tim hampir 50-50. Pasukan Setan Merah kalah agresif dalam urusan melancarkan serangan.
Dibanding Milan yang melepaskan 15 percobaan ke arah gawang lawan sepanjang laga, MU hanya melakukan tujuh percobaan. Dua di antaranya menemui sasaran.
Tapi, dari sekian kesempatan itu hanya satu yang berbuah gol ketika Amad Diallo menjebol gawang AC Milan lima menit memasuki babak kedua.
Keunggulan MU raib di pengujung laga akibat gol Simon Kjaer lewat serangan pamungkas Milan.
Kjaer menyambut tendangan bebas Rade Krunic yang sebetulnya bisa diantisipasi kiper Dean Henderson, tetapi laju bola tak terhentikan ke dalam gawang.
"Tentu kami sangat kecewa kebobolan dari salah satu peluang terakhir pertandingan," kata Solskjaer dalam wawancara pascalaga bersama BT Sport sebagaimana dilansir laman resmi UEFA.
"Saya melihat Henderson menyelamatkannya, tetapi struktur yang membuat kami kalah. Garis pertahanan terlalu dalam dan kesulitan keluar dari tekanan. Kami seharusnya segera mengantisipasi bola dengan para pemain yang ada di sana," tambahnya.
Solskjaer menyebut hasil imbang kali ini sebagai pelajaran berharga bagi MU yang selanjutnya akan bertandang ke San Siro untuk laga leg kedua sepekan lagi.
Pelatih asal Norwegia itu juga menegaskan nasib MU maupun Milan baru akan ditentukan di leg kedua nanti.
"Kami terlalu lambat saat menguasai bola. Ini pelajaran bahwa kami harus terus menjaga performa setiap pekan. Kami bermain melawan tim bagus, hasil imbang rasanya adil," ujarnya.
Ia menambahkan hasil pertandingan di leg pertama membuat MU menghadapi kesulitan.
"Tentu ini membuat keadaan lebih sulit bagi kami, tetapi pada akhirnya semua akan ditentukan di leg kedua," ujar Solskjaer.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis Indonesia
Mentan Amran bongkar skandal Kementan: mafia proyek, ASN dipecat, hingga dugaan benih Rp3,3 miliar. Pelaku terancam hukuman berat.
Israel kembali menyerang armada bantuan Gaza di laut internasional. Puluhan kapal disita dan ratusan aktivis ditahan.
Jadwal KRL Solo–Jogja 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Palur ke Tugu. Cek jam berangkat terbaru dan tarif Rp8.000.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.