BI Catat Modal Asing Masuk Rp9 Miliar ke SBN dan SRBI
Bank Indonesia mencatat modal asing senilai 9 miliar dolar AS masuk ke SBN dan SRBI hingga 26 Juni 2026, didorong kenaikan BI-Rate dan stabilitas pasar.
Fabio Quartararo keatika menjadi juara Moto GP 2020 di Spanyol./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA – Pebalap MotoGP berkebangsaan Prancis Fabio Quartararo merayakan pole position ketiganya musim ini setelah tampil tercepat di kualifikasi GP Prancis, tetapi dia sadar cuaca yang tak bisa diprediksi di Le Mans berpotensi menghalanginya menjadi juara balapan di negeri sendiri.
Pebalap Monster Energy Yamaha itu, yang bertarung untuk pertama kalinya sejak menjalani operasi arm pump awal bulan ini, meraih waktu terbaiknya menjelang akhir sesi kualifikasi ketika trek mulai mengering dengan catatan 1:32,600.
"Kualifikasi ini yang paling membuat gugup. Bukan karena berada di Prancis, tetapi kami harus menggunakan ban soft dan medium belakang di kondisi basah," kata Quartararo seperti dilansir laman resmi MotoGP setelah bertarung di Sirkuit Bugatti di Le Mans pada Sabtu (15/5/2021).
"Saya belum pernah mencoba ban medium. Di kondisi yang campuran [basah dan kering] kami tampil buruk dan ketika trek kering, itu saatnya untuk ban slick. Di lap terakhir adalah momen untuk mengerahkan kemampuan terbaik,” paparnya.
"Semua pebalap baris terdepan terjatuh karena di sektor terakhir terdapat trek yang masih basah. Jack [Miller] di belakang dan saya selalu kehilangan kendali di mana-mana. Targetnya adalah baris terdepan, tetapi pole position bahkan jauh lebih baik," kata Quartararo.
Mengetahui sirkuit Bugatti cocok dengan karakteristik motor YZR-M1 yang lincah, Quartararo optimistis membuat bangga para fan tuan rumah.
Meski belum pernah naik mimbar di Prancis, pebalap berjuluk El Diablo berharap mampu mengonversi hasil positif di kualifikasi menjadi podium meski melaju ketika start masih menjadi kelemahan sang pebalap.
Namun, cuaca diprediksi hujan di sepanjang akhir pekan di Le Mans yang memberi tantangan tersendiri seperti tahun lalu ketika dia gagal finis podium meski start terdepan di Prancis.
"Dengan kondisi campuran dan ban basah, kami harus realistis 10 besar hasil yang baik. Di kondisi sepenuhnya basah kami cukup baik. Saya ingin belajar dari pole position untuk melihat apa yang dilakukan pebalap terdepan. Di kondisi kering, kami bisa bertarung untuk menjadi juara, jadi saya tahu opsi mana yang lebih saya pilih," paparnya.
Maverick Vinales akan start di belakang rekan satu timnya itu, sedangkan Jack Miller melengkapi baris terdepan di P3 dengan motor Ducati-nya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis Indonesia
Bank Indonesia mencatat modal asing senilai 9 miliar dolar AS masuk ke SBN dan SRBI hingga 26 Juni 2026, didorong kenaikan BI-Rate dan stabilitas pasar.
Komisi D DPRD DIY membuka peluang kolaborasi dengan kalangan perguruan tinggi untuk menyusun konsep Pendidikan Khas Kejogjaan (PKJ) yang lebih kuat.
Janice Tjen lolos ke babak kedua Wimbledon 2026 usai kalahkan unggulan ke-22 Leylah Fernandez. Ia akan hadapi Daria Kasatkina dan berduet dengan Aldila Sutjiadi
Gelombang panas Eropa: 1.300 tewas, Jerman 41,7°C. BMKG jelaskan penyebab dan dampaknya. Indonesia tak alami heat wave, tapi tetap waspada!
Harga ayam di Jogja turun hingga Rp25 ribu/kg, tapi penjualan masih lesu karena permintaan melemah saat MBG libur.
Disdikpora Kota Yogyakarta Perkuat Karakter Generasi Muda Lewat Gerakan Bersih, Kesehatan Mental, dan Wirausaha