Penelitian Ungkap Ekosistem Ovarium Kunci Kesuburan
Penelitian ungkap penuaan ovarium bukan hanya soal sel telur, tapi seluruh ekosistem. Sistem saraf dan jaringan ikut berubah.
Alfeandra Dewangga Santosa - PSIS
Harianjogja.com, SEMARANG — Chief Executive Officer (CEO) PSIS Semarang, Yoyok Sukawi mengatakan komposisi pemain lokal yang saat ini ada dan dimiliki tim sudah cukup bagus.
Terkait dengan nama pemain Bali United FC, Stefano Lilipaly, ia menjelaskan keseimbangan di skuat PSIS Semarang menjadi alasan pihak manajemen tidak merekrut pemain yang berhasil melakukan back to back juara dengan Bali United tersebut. Dia meyakini dengan tambahan pemain yang sesuai dengan kebutuhan dan skuat yang komplet, performa tim akan luar biasa musim depan.
“Kalau pemain kita komplit kemarin (skuat musim lalu), kita akan lebih luar biasa,” kata Yoyok, dikutip dari laman Liga Indonesia Baru, Rabu (13/4/2022).
Lebih lanjut Yoyok mengatakan tidak semua usulan dari suporter dapat diakomodir oleh manajemen PSIS Semarang dalam upaya perekrutan pemain anyar. Dia memastikan pemain yang datang sesuai dengan kebutuhan di sektor yang dirasa masih kurang.
“Pos yang berlubang akan dicari. Tapi syaratnya datang dari pemain muda PSIS Semarang mulai dari U-18, U-20, dan U-23,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penelitian ungkap penuaan ovarium bukan hanya soal sel telur, tapi seluruh ekosistem. Sistem saraf dan jaringan ikut berubah.
Wakil Ketua DPRD DIY, Budi Waljiman, mendorong penguatan budaya membaca dan menulis di tengah derasnya arus informasi digital
FIFA selidiki dugaan rasis suporter Argentina ke iShowSpeed di Piala Dunia. Simak kronologi insiden dan kontroversi terbaru tim Tango di sini.
Sekda baru Kota Jogja, Budi Santosa Asrori, memprioritaskan pelaksanaan program RPJMD, penguatan tata kelola pemerintahan, dan penanganan isu strategis seperti
Jumlah lulusan perguruan tinggi di Sleman terus bertambah, sementara lapangan kerja formal belum mampu mengimbanginya. Disnaker soroti mismatch kompetensi.
DPRD Gunungkidul mulai membahas tiga Raperda inisiatif pada Juli 2026. Total 12 Raperda ditargetkan selesai dibahas dan ditetapkan hingga akhir tahun.