Ratusan Ribu Kondom Diduga Palsu Disita di Eropa
Otoritas Eropa menyita lebih dari 200.000 kondom yang diduga tidak memenuhi standar kesehatan setelah masuk pasar dengan deklarasi sebagai mainan.
Johan Manzambi/ Instagram: _jkmanzambi
Harianjogja.com, JOGJA—Mimpi buruk menghantui Timnas Swiss menjelang laga hidup-mati di babak perempat final Piala Dunia! Penyerang muda sekaligus mesin gol utama mereka, Johan Manzambi, dipastikan kemungkinan besar absen saat mereka bersua sang juara bertahan, Argentina, pada Minggu (12/7/2026) mendatang.
Kabar buruk ini dikonfirmasi langsung oleh pelatih kepala Swiss, Murat Yakin, yang harus menerima kenyataan pahit kehilangan pilar penting di lini depan justru di saat mereka harus menghadapi ujian terberat dari Lionel Messi dan kolega.
"Kami sebenarnya masih menaruh harapan besar hingga pagi ini. Namun, saya rasa Anda tidak akan bisa pulih dari cedera seperti itu dalam waktu yang sangat singkat," ujar Murat Yakin dikutip dari laman FIFA.
Pernyataan ini menjadi sinyal bahwa Manzambi hampir pasti akan melewatkan pertandingan krusial melawan Argentina. Manzambi sebelumnya terpaksa melewatkan laga sengit melawan Kolombia, di mana Swiss akhirnya lolos secara dramatis lewat kemenangan 4-3 dalam babak adu penalti. Penyerang berusia 20 tahun itu ditarik keluar dari sesi latihan tim tepat sehari sebelum laga tersebut karena masalah kebugaran.
Hingga saat ini, tim medis Swiss masih belum bisa mengidentifikasi secara pasti jenis cedera yang menimpa pemain milik klub SC Freiburg tersebut. Misteri seputar kondisi fisik sang pemain membuat tim kepelatihan harus memutar otak untuk menyusun strategi alternatif tanpa kehadiran target man andalan mereka. Bayangkan, kehilangan pemain kunci di momen terpenting turnamen adalah mimpi buruk bagi setiap pelatih!
Dampak absennya Manzambi diprediksi akan sangat masif bagi produktivitas gol Swiss. Sepanjang turnamen akbar ini berlangsung, striker muda itu menjelma menjadi roh permainan tim dengan status sebagai top skor Swiss lewat torehan tiga gol serta sumbangan dua assist.
Angka-angka ini menunjukkan betapa vitalnya peran Manzambi dalam skema serangan Swiss. Kondisi ini bahkan membuat Murat Yakin pesimistis mengenai kelanjutan kiprah sang pemain di sisa kompetisi. Pelatih berusia 51 tahun itu bahkan mengaku sangat ragu apakah Manzambi bisa kembali tersedia untuk dimainkan, andai Swiss secara mengejutkan mampu melaju lebih jauh ke babak semifinal.
Meski demikian, secercah harapan kecil tetap ada di kubu Swiss mengenai kondisi sang pemain. "Beruntung, saat ini dia sudah tidak lagi merasakan nyeri yang hebat. Mari kita lihat bersama apa yang akan terjadi dalam satu atau dua hari ke depan," tutup Yakin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Otoritas Eropa menyita lebih dari 200.000 kondom yang diduga tidak memenuhi standar kesehatan setelah masuk pasar dengan deklarasi sebagai mainan.
Seluruh pemain Timnas Inggris menyumbangkan match fee selama turnamen untuk berbagai lembaga amal melalui England Footballers Foundation. Dana yang terkumpul te
Penelitian ungkap penuaan ovarium bukan hanya soal sel telur, tapi seluruh ekosistem. Sistem saraf dan jaringan ikut berubah.
Panduan aman mengemudi mobil matic di tanjakan dan turunan. Kuasai teknik gigi rendah, engine brake, dan pengereman berirama untuk perjalanan nyaman!
Marc Marquez mengakui kondisi fisiknya belum pulih sepenuhnya jelang MotoGP Jerman 2026. Namun, rider Ducati itu optimistis menghadapi balapan di Sachsenring.
Sebanyak 108 posyandu di Bantul belum memenuhi indikator Posyandu Siklus Hidup Aktif. Dinkes Bantul menargetkan seluruh posyandu memenuhi standar layanan.