Katia Itzel Garcia, Perempuan Meksiko Pertama Pimpin Laga Piala Dunia
Katia Itzel Garcia mencetak sejarah sebagai perempuan Meksiko pertama yang menjadi wasit utama laga Piala Dunia putra saat memimpin Tunisia vs Belanda.
Musa Yamak - The Sun
Harianjogja.com, MUNICH — Nasib tragis dialami oleh petinju, Musa Yamak. Pria berusia 38 tahun ini ini meninggal dunia setelah kolaps di ring, di Buergerhaus, Garching, dekat Munich, Jerman, Sabtu (14/5/2022) lalu. Musa Yamak meninggal setelah ambruk di atas ring karena menderita serangan jantung saat menghadapi Hamza Wandera, di pertarungan pro kesembilannya.
Musa Yamak terjatuh ke lantai dan pingsan saat ronde ketiga. Saat itu, petinju kelas berat ringan itu mencoba menyerang Hamza Wandera. Petugas medis pun bergegas ke ring dan pertarungan tinju yang kemudian dibatalkan. Setelah para penggemar meninggalkan arena, anggota keluarga dan pembantu melepaskan tali cincin dan memindahkan kursi untuk membuka jalan bagi ambulans.
Tapi, polisi Jerman melaporkan jika paramedis terlambat masuk ke arena pertarungan karena tertahan oleh penggemar di luar venue.
Sebelum Musa Yamak, ada petinju lainnya yang meninggal dunia saat bertarung, tepatnya pada Januari lalu. Petinju tersebut adalah petinju Rusia kelahiran Armenia, Arrest Sahakyan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bild & The Sun
Katia Itzel Garcia mencetak sejarah sebagai perempuan Meksiko pertama yang menjadi wasit utama laga Piala Dunia putra saat memimpin Tunisia vs Belanda.
Isu retaknya hubungan Prabowo dan Jokowi mencuat. Pengamat UNS menilai belum ada konflik terbuka jelang Pemilu 2029.
Prabowo bangga gunakan mobil Maung buatan Indonesia. Meski sempat bocor, jadi simbol kemandirian industri otomotif nasional.
SPMB SMP Gunungkidul 2026 buka jalur domisili 29 Juni. Dinas Pendidikan terapkan aturan cegah kecurangan KK tempel.
Korban gempa Venezuela bertambah jadi 589 tewas dan 2.980 luka. Bantuan internasional mulai berdatangan untuk evakuasi korban.
Uruguay wajib menang lawan Spanyol di Grup H Piala Dunia 2026. La Roja hanya butuh imbang untuk lolos sebagai juara grup.