Final Panas Lawan Thailand Jadi Ujian Harga Diri Garuda
Indonesia vs Thailand di final AFF Futsal 2026 jadi ajang pembuktian, Garuda bidik juara beruntun dan hapus stigma lama.
Timnas Indonesia./PSSI
Harianjogja.com, JOGJA--Hasil pertandingan timnas Indonesia vs Malaysia, Garuda Muda sukses menyabet medali perunggu SEA Games 2021.
Laga antara Timnas Indonesia kontra Malaysia digelar di Stadion Nasional My Dinh, Minggu (22/5/2022). Timnas U-23 Indonesia memastikan diri sebagai tim peringkat ketiga Sea Games 2021 setelah mengalahkan Malaysia dengan skor 4-3 pada babak adu penalti.
Sepanjang 90 menit waktu normal, Indonesia dan Malaysia bermain imbang 1-1. Indonesia unggul lebih dulu melalui Ronaldo Kwateh sebelum disamakan oleh Hadi Fayyadh.
Setelah bermain imbang 0-0 pada babak pertama, Malaysia meningkatkan serangan untuk menggempur pertahanan Timnas Indonesia. Pemain pengganti, Luqman Hakim Shamsudin, menebar ancaman dengan sepakannya yang masih bisa dijinakkan Ernando Ari Sutaryadi.
Indonesia tak mau kalah, pada menit ke-60 kerja sama Ronaldo Kwateh dan Marc Klok nyaris menjebol gawang Malaysia. Tim Harimau Malaya pun mendapat dua peluang beruntun melalui sepakan Luqman Hakim yang membentur mistar gawang dan membuat Ernando Ari harus berjibaku mengamankan gawangnya.
Meski di tengah gempuran gencar Malaysia, satu serangan Indonesia mampu mengubah keadaan. Kerja sama Irfan Jauhari dan Marselino Ferdinan menemui Ronaldo yang berdiri bebas dan melepaskan tembakan yang akurat. Skor 1-0, Timnas Indonesia memimpin pada menit ke-69.
Marc Klok nyaris menggandakan keunggulan dua menit kemudian. Sayang tendangan bebas pemain Persib Bandung itu bisa ditepis kiper Malaysia.
Ernando menjadi penyelamat Indonesia seteleh menggagalkan peluang Luqman Hakim yang telah melaju bebas di kotak penalti Indonesia pada menit ke-76. Sayang, gawang Indonesia harus bobol 10 menit jelang laga usai.
Tembakan Hadi Fayyadh berubah arah setelah membentur Rizky Ridho. 1-1 Malaysia menyamakan kedudukan.
Malaysia menggempur pertahanan Indonesia menjelang detik-detik akhir pertandingan. Beruntung Luqman Hakim yang melepaskan tembakan dari kotak penalti tak mampu mengarahkan bola dengan akurat. Pada lima menit terakhir waktu normal Malaysia terus mengurung pertahanan Indonesia.
Namun hingga laga usai tak ada gol tambahan yang tercipta. Dengan hasil imbang sepanjang 90 menit ini, laga harus dilanjutkan ke babak adu penalti.
Pada babak tos-tosan, dua eksekutor Malaysia yakni Hadi Fayyadh dan Luqman Hakim gagal melaksanakan tugasnya. Ernando Ari menjadi pahlawan dengan menepis dua tendangan penalti Malaysia. Sementara dari kubu Indonesia hanya Asnawi Mangkualam yang gagal menjadi algojo. Sepakan Marc Klok sebagai eksekutor kelima memastikan kemenangan Indonesia, 4-3, atas Malaysia.
Ernando Ari + Marc Klok ???? #Bronze #SEAGames2022 #TimnasIndonesia pic.twitter.com/6VmW4M0vMD
— Lha Ngopo (@O_Kaka22) May 22, 2022
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
DLH Kulonprogo mendorong pengelola SPPG menguji limbah dapur MBG di laboratorium setelah muncul keluhan warga soal pencemaran.
Harga rumah di Jogja makin sulit dijangkau. REI DIY menyoroti kenaikan harga tanah dan material bangunan yang mencapai sekitar 25%.
Suahasil Nazara resmi menjadi Menkeu menggantikan Purbaya. Keberlanjutan pembiayaan Kopdes menghadapi jatuh tempo Rp40 triliun.
Sebanyak 189.473 warga Sleman menerima MBG hingga 16 September 2026. Belum ada sekolah yang dicoret dari daftar penerima.
Kutu kebul menyerang 2.000 batang melon petani di Banguntapan, Bantul. Tanaman gagal panen dan menyebabkan kerugian jutaan rupiah.