Knalpot Motor Mbledos Saat Turun Gas? Ini Penyebabnya
Knalpot motor sering mbledos saat turun gas? Ketahui 8 penyebabnya, mulai dari campuran bahan bakar terlalu kaya hingga gangguan sistem pengapian dan sensor inj
Jorge Martin - MotoGP.com
Harianjogja.com, JOGJA — Pembalap tim satelit Prima Pramac Racing, Jorge Martin mengungkapkan bagaimana rasanya memecahkan rekor top speed pada MotoGP Italia di Sirkuit Mugello.
Pada balapan tersebut, Jorge Martin yang menunggangi Ducati Desmosedici GP22 berhasil menembus 363,6 km/jam pada lap kedua.
"Itu sangat berisiko, karena saat Anda masuk tikungan pertama, luar biasa bagaimana rasanya angin menggerakkan motor," ujar Jorge Martin.
Dengan melaju 363,6 km/jam, Artinya pembalap 24 tahun ini telah mengalahkan rekor top speed sebelumnya dipegang oleh Brad Binder. Pembalap tim pabrikan KTM itu berhasil melaju hingga 362,4 km/jam.
Jorge Martin terpaksa harus start di posisi ke-14 pada MotoGP Italia. Hal ini menyusul hukuman yang diberikan oleh stewards MotoGP karena dirinya dianggap menghalangi seorang pembalap dalam latihan ketiga. Akibatnya, pembalap asal Spanyol itu turun tiga tempat di grid start.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Speedweek
Knalpot motor sering mbledos saat turun gas? Ketahui 8 penyebabnya, mulai dari campuran bahan bakar terlalu kaya hingga gangguan sistem pengapian dan sensor inj
Nasib F1 GP Malaysia 2026 akan diumumkan Minggu 26 Juli. Sepang jadi opsi cadangan jika GP Bahrain batal. Simak pernyataan PM Anwar Ibrahim.
Menutup aplikasi background justru bikin baterai HP boros. HP modern kelola RAM cerdas, tutup aplikasi hanya saat macet atau GPS aktif. Simak penjelasannya.
Aespa raih puncak tangga lagu Oricon dengan mini album Kiss N Tell. Lagu tema anime Kill Blue dan drama Love at First Bite juga dibawakan. Tur dunia siap.
Indonesia masuk 10 besar destinasi kuliner terbaik dunia 2026 versi Travel and Tour World. Yogyakarta menjadi salah satu kota kuliner unggulan bersama Jakarta,
Pemkab Bantul akan lebih selektif menentukan pengelola baru Kawasan Industri Piyungan setelah PT YIP didepak. Rekam jejak perusahaan menjadi perhatian utama.