Veda Ega Puas Jadi Tercepat di Practice, tapi Masih Ingin Lebih Baik
Veda Ega Pratama puas jadi tercepat di practice Moto3 Jerman (1'25.848), tetapi targetkan perbaikan. Bangkit dari posisi 23 di FP1. "Setelan motor lebih baik.
Jorge Martin - MotoGP.com
Harianjogja.com, JOGJA — Pembalap tim satelit Prima Pramac Racing, Jorge Martin mengungkapkan bagaimana rasanya memecahkan rekor top speed pada MotoGP Italia di Sirkuit Mugello.
Pada balapan tersebut, Jorge Martin yang menunggangi Ducati Desmosedici GP22 berhasil menembus 363,6 km/jam pada lap kedua.
"Itu sangat berisiko, karena saat Anda masuk tikungan pertama, luar biasa bagaimana rasanya angin menggerakkan motor," ujar Jorge Martin.
Dengan melaju 363,6 km/jam, Artinya pembalap 24 tahun ini telah mengalahkan rekor top speed sebelumnya dipegang oleh Brad Binder. Pembalap tim pabrikan KTM itu berhasil melaju hingga 362,4 km/jam.
Jorge Martin terpaksa harus start di posisi ke-14 pada MotoGP Italia. Hal ini menyusul hukuman yang diberikan oleh stewards MotoGP karena dirinya dianggap menghalangi seorang pembalap dalam latihan ketiga. Akibatnya, pembalap asal Spanyol itu turun tiga tempat di grid start.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Speedweek
Veda Ega Pratama puas jadi tercepat di practice Moto3 Jerman (1'25.848), tetapi targetkan perbaikan. Bangkit dari posisi 23 di FP1. "Setelan motor lebih baik.
Pengamat energi menilai program biodiesel B50 memperkuat ketahanan energi, mengurangi impor BBM, dan mendukung transisi energi rendah emisi.
Alwa Car Free Night digelar malam ini di Alun-Alun Wates. Simak rute gowes, jadwal, dan imbauan keselamatan dari Polres Kulonprogo.
Tak suka pepaya? Ini 4 bahan pangan tinggi serat seperti kacang polong, kubis brussel, sawi hijau, dan ubi jalar untuk bantu pencernaan tetap lancar.
Dispar DIY siapkan strategi transisi menuju Malioboro full pedestrian. Akses diatur ulang, parkir dan shuttle dioptimalkan demi kenyamanan wisatawan.
Milad ke-54 DMI Sleman diwarnai penyerahan santunan Rp42 juta kepada marbot. Program perlindungan ini hasil kolaborasi BPJamsostek, Baznas, BSI, dan Pemkab Slem