Sensus Ekonomi Batang Dimulai, UMKM hingga KEK Jadi Sasaran
Sensus Ekonomi 2026 mulai digelar di Batang. Sebanyak 825 petugas mendata seluruh usaha dan rumah tangga untuk dasar pembangunan 10 tahun ke depan.
Pertandingan Persebaya vs Bali United - Persebaya.id
Harianjogja.com, GIANYAR — Bali United akan berjumpa RANS Nusantara FC, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Kamis (4/8/2022) mendatang.
Pertemuan antara kedua tim ini akan jadi ajang reuni bagi Wawan Hendrawan dan Sandi Sute. Keduanya merupakan mantan bintang Bali United pada era yang berbeda.
Berjuluk Spiderwan, Wawan Hendrawan sempat menjadi andalan utama di bawah mistar gawang Bali United sejak tahun 2017 hingga 2022. Selama menjadi penggawa Serdadu Tridatu, pemilik nomor punggung 59 ini mencatatkan 47 kali nirbobol dari 118 penampilan.
Berkat performa apiknya selama bertugas mengawal gawang Serdadu Tridatu, Wawan sukses mengantarkan Bali United mencetak sejarah dengan menjuarai Liga 1 dua kali beruntun pada tahun 2019 dan 2021/2022. Selain itu, banyak momen berkesan yang tercipta selama lima tahun kebersamaannya bersama tim asal Pulau Dewata ini.
Sejumlah penyelamatan krusial yang telah ditorehkan oleh Wawan masih meninggalkan kesan. Tidak hanya itu, aksi uniknya seusai pertandingan juga menarik dinantikan. Salah satu yang paling diingat adalah bagaimana dengan berani kiper asal Brebes ini duduk di atas mistar gawang saat laga pamungkas Liga 1 2019 Bali United menjamu Madura United pada 22 November 2019 silam.
Sementara itu, Sandi Sute sendiri sempat berseragam Bali United pada tahun 2015 silam. Hanya satu musim gelandang bertahan ini menjadi penggawa Serdadu Tridatu sebelum memutuskan hengkang ke Pusamania Borneo.
Setelah melanglang buana ke beberapa klub besar seperti Persija, Persis, dan Arema, kini Sandi Sute akan kembali menginjakkan kaki ke Stadion Kapten I Wayan Dipta bersama RANS Nusantara FC. Ia juga berkesempatan kembali menyapa kompatriotnya yakni Lerby Eliandry, Fadil, Yabes Roni, dan Ricky Fajrin yang saat ini masih bertahan di Bali United.
Kehadiran dua mantan penggawa Bali United yang kini bersama The Phoenix tentu menambah kualitas skuad tim milik Raffi Ahmad tersebut. Selain kehadiran pemain asing berpengalaman di Liga Indonesia seperti Makan Konate dan Wander Luiz, komposisi pemain lokal mereka juga sangat berkompeten di kompetisi sepak bola Indonesia.
"Rans adalah tim bagus. Mereka punya pelatih bagus. Kita dari Bali United harus punya persiapan latihan bagus agar bisa menang lawan mereka di Bali," ungkap pelatih kepala Bali United, Stefano Cugurra, dikutip dari laman resmi klub, Senin (1/8/2022).
Kehadiran dua mantan penggawa Serdadu Tridatu ini tentu menjadi bumbu menarik yang menghiasi laga antara Bali United dan RANS Nusantara FC ini. Sebab, bukan hanya aksi di atas lapangan saja yang menarik perhatian, tetapi kisah di baliknya tentu menjadi faktor yang menambah keseruan sebuah pertandingan sepak bola.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sensus Ekonomi 2026 mulai digelar di Batang. Sebanyak 825 petugas mendata seluruh usaha dan rumah tangga untuk dasar pembangunan 10 tahun ke depan.
DPRD Batang mendukung pemberian bonus bagi atlet dan pelatih peraih medali Porprov 2026 meski pemerintah daerah sedang melakukan efisiensi anggaran.
Aki soak, kiprok rusak, dan kabel putus menjadi masalah kelistrikan motor yang paling sering terjadi. Kenali gejala dan cara mencegahnya.
Donald Trump memicu perdebatan dengan menyebut sepak bola seharusnya disebut football di Amerika Serikat, bukan soccer, di tengah Piala Dunia 2026.
Marc Marquez mengakui pembalap muda seperti Pedro Acosta dan Fermin Aldeguer semakin kuat usai meraih kemenangan di MotoGP Hungaria 2026.
IDC memprediksi pasar smartphone global melemah pada 2026. Sebaliknya, ponsel lipat diproyeksikan tumbuh hampir 30 persen berkat inovasi baru dan masuknya Apple