Tiga Gol Dianulir, Kolombia Tetap Amankan Tiket Fase Gugur
Kolombia lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 usai mengalahkan RD Kongo 1-0 dalam laga yang diwarnai tiga gol dianulir.
Logo Liga 1 - Ist
Harianjogja.com, SEMARANG — Duel dua tim terluka akan tersaji pada pekan kelima Liga 1 2022, saat PSIS Semarang menjamu Persik Kediri di Stadion Jatidiri, Semarang, Kamis (18/8/2022) sore.
PSIS Semarang yang gagal mendapatkan poin di laga sebelumnya dipastikan tampil maksimal di kandangnya. Apalagi, sat ini PSIS menempati peringkat ke-13 dengan 4 poin.
Sedangkan Persik Kediri yang baru saja ditinggalkan pelatihnya Javier Roca butuh kemenangan. Sebab, sampai pekan keempat, mereka masih berada di peringkat ke-17 dengan 1 poin.
Jika menilik head to head, kedua kesebelasan sama-sama kuat. Baik, PSIS dan Persik Kediri tercatat sama-sama menang sebanyak tiga kali.Sedangkan dua laga lainnya antara PSIS vs Persik berakhir imbang
Susunan Pemain
PSIS
Wahyu Tri (gk), Alie Sesay, Frendi Saputra, Wahyu Prasetyo; Ahmad Syiha Buddin, Delfin Rumbino; Andreas Ado, Alfeandra Dewangga, Wawan Febrianto, Taisei Marukawa; Jonathan
Persik
Kartika Ajie (kiper), Arthur Felix Silva, Samsul Arifin, Faris Aditama, M Rivaldi, Renan Da Silvax Rohir Chand, Taufiq, Joandersen Jesus, M Ridwan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kolombia lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 usai mengalahkan RD Kongo 1-0 dalam laga yang diwarnai tiga gol dianulir.
Penerapan parkir QRIS di Bantul belum direalisasikan. Dishub masih mematangkan aplikasi, koordinasi dengan BPD DIY, dan kesiapan juru parkir.
Menonton film dan serial digital menjadi cara siswa SMAN 1 Sleman mengurangi stres setelah ujian sekaligus memulihkan energi dari aktivitas belajar.
HIPMI DIY meminta evaluasi Program Makan Bergizi Gratis tidak merugikan UMKM mitra yang telah berinvestasi besar untuk mendukung program pemerintah.
Psikolog menjelaskan kebutuhan akan kontrol, hilangnya empati, dan kemarahan terpendam dapat menjadi faktor pemicu tindakan penyekapan dan penyiksaan.
Penanganan kawasan kumuh Sleman menghadapi kendala anggaran dan status lahan, namun target penataan permukiman terus ditingkatkan hingga 2029.