Advertisement
Tidak Ada Fraktur, Kondisi Pemain Persebaya, Koko Ari Masih Diobservasi
Logo Liga 1 / Ist
Advertisement
Harianjogja.com, SURABAYA — Persebaya memastikan Koko Ari tidak mengalami faktur, meski sempat diterjang Kei Hiroshe pada laga pekan kelima Liga 1 2022/2023. Koko pun telah ikut sesi latihan bersama tim.
Dokter tim Persebaya, Achmad Ridho mengatakan jika Koko mengalami luka luar. Kulitnya robek akibat injakan Kei. Ditambah bengkak yang dikarenakan inflamasi lukanya.
Advertisement
"Alhamdulillah tidak ada fraktur. Tapi memang harus kita observasi hari per hari. Karena kan ada bengkak. Butuh waktu sekitar dua hari istirahat untuk meredakan bengkaknya," jelas Ridho, dikutip dari laman resmi Persebaya, Minggu (21/8/2022).
Sementara itu, Koko masih merasakan nyeri di bagian tulang keringnya. Sesekali ia masih terpincang-pincang saat berjalan.
Meskipun demikian ia menyatakan ingin segera pulih. Pemilik nomor punggung 33 itu ingin memberikan yang terbaik apabila diturunkan melawan PSIS.
"Saya sudah ikhlas kejadian yang kemarin. Sekarang saya fokus pemulihan untuk segera bisa main. Kalau saya dipercaya pelatih saya siap main lawan PSIS," terang Koko.
Semangat Koko ditangkap oleh Aji Santoso. Ia mengapresiasi tingginya motivasi anak asuhnya untuk bermain. Namun ia tidak ingin gegabah dalam mengambil keputusan.
"Saya paham koko punya fighting spirit yang besar. Kemungkinan main masih akan kita lihat kondisi terakhir ya. Tidak bisa saya memaksakan," tegas Aji.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Kecelakaan Beruntun di Karawang Melibatkan 13 Kedaraan, 2 Orang Tewas
Advertisement
Kemenpar Kenalkan Wisata Banyuwangi-Bali ke Pasar Global
Advertisement
Berita Populer
- Puluhan Ribu Warga Gunungkidul Dapat Bantuan Beras dan Minyak
- Aksi Hijau Sungai Code, JSGI Rangkul Warga Tanam Pohon Kepel
- Tiang Bangunan di TPI Baron Gunungkidul Rawan Ambruk
- 81 Ribu Warga Kulonprogo Terima Bansos, 427 KPM Dinonaktifkan
- Dua Kalurahan di Gunungkidul Gagal Cairkan Rp222 Juta Dana Desa
Advertisement
Advertisement



