Sisa Roket SpaceX Hantam Bulan, Ilmuwan Cari Kawah Baru
Sisa roket Falcon 9 milik SpaceX menghantam Bulan dekat Kawah Einstein. NASA dan ilmuwan dunia kini memburu kawah baru yang terbentuk untuk kepentingan peneliti
Gregoria Mariska Tunjung - PBSI
Harianjogja.com, OSAKA — Dua wakil Indonesia yakni tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung dan ganda putri, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti gagal ke semifinal Japan Open 2022.
Tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung gagal melaju ke babak semifinal setelah ditekuk oleh unggulan keempat asal China, Chen Yu Fei dengan skor 17-21 dan 6-21 di Maruzen Intec Arena, Osaka, Jumat (2/9/2022).
Sedangkan Apriyani/Fadia gagal melaju setelah dikalahkan Chen Qingchen/Jia Yifan dengan skor 26-24, 16-21 dan 14-21.
Apriyani/Fadia memulai gim pertama dengan skor tertinggal 4-6, namun dengan pengalaman yang ada, akhirnya Apriyani/Fadia mampu membalikkan keadaan dan menutup gim pertama dengan kemenangan 26-24.
Pada gim kedua, Apriyani/Fadia kembali memulai dengan skor tertinggal 3-7.
Perlahan, Apriyani/Fadia mencoba bangkit, namun pasangan ini harus mengakui keunggulan dari Chen Qingchen/Jia Yifan setelah gim kedua ditutup untuk keunggulan wakil China ini dengan 16-21.
Begitu juga dengan gim ketiga, Apriyani/Fadia yang mencoba menghadapi perlawanan dari Chen Qingchen/Jia Yifan harus menyerah dengan 14-21.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sisa roket Falcon 9 milik SpaceX menghantam Bulan dekat Kawah Einstein. NASA dan ilmuwan dunia kini memburu kawah baru yang terbentuk untuk kepentingan peneliti
Arsenal mencapai kesepakatan merekrut Bruno Guimaraes dari Newcastle United senilai Rp1,8 triliun, menurut Fabrizio Romano.
PPATK mencatat nilai perputaran judi online turun 12,9% pada Semester I 2026, tetapi jumlah transaksi melonjak hingga 467,32 juta.
Selomartani mulai mengembangkan pertanian cerdas berbasis IoT melalui CSR AAMAI 2026 untuk memperkuat ketahanan pangan dan produktivitas petani.
DPRD DIY menyoroti alih fungsi lahan pertanian 150-200 hektare per tahun dan meminta RPPLH 2026-2056 menjadi dasar pembangunan berkelanjutan.
PDI Perjuangan Sleman menggelar sarasehan Kudatuli untuk memperkuat militansi kader, menjaga soliditas partai, dan menyerap aspirasi senior.