Matangkan Persiapan Muktamar ke-34, PBNU Perkuat Konsolidasi
PBNU terus mematangkan persiapan Muktamar ke-34, Munas dan Konbes dijadwalkan Juli-Agustus 2026.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA — Tim bulu tangkis Indonesia tidak berhasil meloloskan wakilnya di babak semifinal turnamen Japan Open 2022. Lima wakil yang berlaga di babak perempat final harus mengakui keunggulan lawan-lawannya.
Kelima wakil Indonesia di perempat final Japan Open 2022 adalah Chico Aura Dwi Wardoyo (tunggal putra), Gregoria Mariska Tunjung (tunggal putri), Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto (ganda putra), Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti, dan Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi (ganda putri).
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Rionny Mainaky, memberikan penilaian atas hasil tersebut. Dinilainya meskipun memang hasil tersebut bukan yang diharapkan, tetapi semua pemain sudah berjuang maksimal.
"Saya melihat anak-anak sudah maksimal terutama yang bertanding di babak perempat final. Hampir semua mereka kalah dengan tidak mudah. Mereka berjuang mati-matian dengan lawan yang memang satu level dengan mereka," ujar Rionny Mainaky, dikutip dari rilis PBSI, Minggu (4/9/2022).
Meski begitu, Rionny mengaku hasil ini menjadi pekerjaan rumah yang berat bagi dirinya dan tim pelatih. "Evaluasi terpenting saya adalah bagaimana penyesuaian kita dengan kondisi lapangan dan shuttlecock. Ini terjadi di sini dengan kondisi lapangan yang stabil dan laju shuttlecock yang lambat membuat anak-anak memang agak kesulitan," kata Rionny.
Dia melanjutkan, kondisi tersebut berbeda dengan saat bertanding di Malaysia dan Singapura, di mana wakil Indonesia mampu bermain dengan pola dan teknik terbaik karena shuttlecock-nya kencang. Hal ini sebenarnya sudah diantisipasi selama latihan di Jakarta tapi Rionny mengatakan persiapan tersebut harus lebih ditingkatkan lagi.
"Hal ini sebenarnya sudah kita antisipasi dengan menyiapkan dari Jakarta. Sudah mencoba memakai shuttlecock pertandingan misalnya tapi memang belum cukup. Ke depan harus kita siapkan lebih matang lagi bagaimana medan pertandingan yang akan dihadapi," ujar Rionny.
Rionny pun membantah bahwa anak-anak asuhnya kehilangan fokus dan motivasi usai semua tertuju kepada Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2022 pekan lalu. "Saya rasa tidak [fokus anak-anak menurun], karena kembali lagi mereka tetap bisa berjuang habis-habisan di lapangan setiap pertandingan. Kita semua bisa lihat itu," katanya.
Selanjutnya, dia berharap hasil ini tidak membuat anak-anak dan tim pelatih patah arang. Bahkan, harapnya sebaliknya harus menjadi motivasi untuk menjadi lebih baik lagi karena masih banyak turnamen-turnamen di depan.
Mengingat tahun depan Indonesia harus bersiap menghadapi kualifikasi Olimpiade Paris 2024. Japan Open 2022 yang digelar di Maruzen Intec Arena, Osaka, Jepang, memasuki babak final pada hari Minggu (4/9/2022) ini usai berlangsung sejak hari Selasa (30/8/2022).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PBNU terus mematangkan persiapan Muktamar ke-34, Munas dan Konbes dijadwalkan Juli-Agustus 2026.
Kelurahan Giwangan melatih warga mengolah sampah organik dengan biopori jumbo untuk mendukung program Mas Jos Kota Jogja.
Seskab Teddy Indra Wijaya membeli 35 sapi jumbo dari peternak Boyolali untuk kebutuhan kurban Iduladha 1447 Hijriah.
TPS Surabaya menangani ekspor tiga unit locomotive platform PT INKA ke Australia, melengkapi total pengiriman 16 unit.
Dosen UMY mengingatkan mahasiswa soal bahaya paylater yang memicu perilaku konsumtif, utang, hingga stres finansial menurut Islam.
Jonatan Christie langsung fokus ke Indonesia Open 2026 usai tersingkir pada babak pertama Singapore Open dari Prannoy H.S.