Update Trans Jogja 2026: Rute Baru dan Tarif Terjangkau
Rute Trans Jogja 2026 makin luas hingga pinggiran. Tarif tetap murah, jadi solusi transportasi hemat dan bebas macet di Jogja.
Kontingen Sleman meraih emas dalam cabor Yoongmoodo./Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN—Atlet Yoongmoodo dari Sleman berhasil menorehkan prestasi dalam ajang Porda XIV DIY 2022.
Tampil di Malika Ballroom Sleman City Hall, Sabtu (3/9/2022) dan Minggu (4/9/2020)2), para atlit muda Yoongmoodo Sleman berhasil menyumbang 10 medali, termasuk dua emas dari nomor -70 Kg putra atas nama Fajar, dan nomor Beregu Putra.
Di partai final, Fajar berhasil mengalahkan kontingen dari Kota Jogja, sedangkan Tim Beregu Putra Sleman berhasil mengalahkan tim yang juga dari Kota Jogja.
Pertandingan final -70 Kg Putra sendiri berjalan ketat, di mana masing-masing finalis memperlihatkan permainan maksimal. Jual beli bantingan diperlihatkan oleh kedua finalis, untuk meraih poin. Hasilnya, Fajar berhasil memenangkan pertandingan dengan angka 2-0.
BACA JUGA:
Sementara untuk nomor Beregu Putra, kontingen Sleman menghadapi Kota Jogja di partai final. Dari empat gim yang dipertandingkan, Sleman berhasil meraih keunggulan dengan skor 2-0, di mana dua pertandingan lainnya berakhir dengan imbang.
Fajar, peraih medali emas Yoongmoodo Sleman merasa bersyukur karena berhasil meraih hasil maksimal di nomor yang diikutinya. Ia mengakui bahwa lawannya cukup berat. “Alhamdulillah, berhasil meraih emas,” ujarnya.
Sementara itu, Daeng Safri, perwakilan Tim Pelatih Yoongmoodo Sleman mengakui bahwa setiap kontingen yang dihadapi timnya memiliki kekuatan yang seimbang. “Gunungkidul yang paling berat, yang lain cukup seimbang,” tuturnya.
Namun ia tetap bersyukur bahwa anak asuhnya telah berusaha secara maksimal dan berhasil meraih dua emas pada Porda XVI DIY ini. Dia bertekad bahwa untuk Porda berikutnya, Sleman berhasil meraih hasil yang lebih baik lagi. “Alhamdulillah, Porda berikutnya lebih maksimal lagi,” kata Daeng Safri.
Senada, Eka Suryo Prihantoro, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sleman yang juga merupakan OPD pendamping Yoongmoodo Sleman di Porda XVI, merasa bangga atas perjuangan yang telah dilakukan para atlit Yoongmoodo Sleman. “Yang penting sudah berusaha maksimal, itulah hasil yang terbaik. Ke depan kita usahakan bisa lebih baik lagi,” ungkapnya.
Dia juga berharap kiprah para atlit Yoongmoodo Sleman di Porda XVI DIY ini dapat memperkenalkan Yoongmoodo kepada masyarakat, sehingga akan bermunculan atlet-atlet Yoongmoodo baru di Kabupaten Sleman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rute Trans Jogja 2026 makin luas hingga pinggiran. Tarif tetap murah, jadi solusi transportasi hemat dan bebas macet di Jogja.
Libur sekolah 2026 diprediksi mendongkrak wisata Karanganyar. The Lawu Group perketat keamanan, hadirkan promo, dan optimistis kunjungan meningkat.
Investigasi mengungkap dugaan hacker Rusia berada di balik peretasan Jaguar Land Rover yang menyebabkan kerugian ekonomi hingga miliaran dolar.
Prabowo Subianto mengungkap pertanyaannya kepada profesor tentang gandum, sawit, dan industri mobil Indonesia dalam Sarasehan Kebangsaan.
Eks pekerja RSU Griya Mahardhika Jogja menuntut pembayaran gaji empat bulan dalam aksi damai di Bantul. Mediasi ketiga dijadwalkan 1 Juli 2026.
Pajak nol persen impor suku cadang pesawat memasuki tahap harmonisasi. Kemenhub berharap kebijakan segera berlaku untuk menekan biaya maskapai.