Festival Kethoprak, Disbud Fokus Pembinaan dan Regenerasi Seniman Muda
Workshop Bekali Kontingen Festival Kethoprak DIY 2026, Disbud Fokus pada Pembinaan dan Regenerasi Seniman Muda
Pesta kembang api saat Closing Ceremony Porda XVI dan Peparda III DIY 2022 di Stadion Maguwoharjo, Jumat (9/9/2022)./Harian Jogja-Hadid Husaini
SLEMAN - Penutupan Pekan Olahraga Daerah (Porda) DIY XVI dan Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) III digelar di Stadion Maguwoharjo, Depok, Sleman pada Jumat (9/9/2022) malam. Dalam ajang olahraga multi event Porda 2022 berlangsung pada 1-9 September 2022 tersebut, tuan rumah Kabupaten Sleman memperoleh medali terbanyak dinobatkan sebagai Juara umum.
Sementara pada acara Closing Ceremony Porda XVI dan Peparda III DIY 2022, hiburan ditampilkan panitia berupa penampilan dari Hasoe Angel serta Dudy Oris, eks vokalis grup band Yovie dan Nuno. Para penonton bernyanyi bersama saat Dudy Oris menembangkan lagu. Tak hanya bernyanyi para penonton dibuat bergoyang saat musik dangdut yang dibawakan Hasoe Angel menggoyangkan isi stadion Maguwoharjo.
Di tengah hujan, rangkaian acara pertunjukan juga ditampilkan, yakni sendratari Bandung Bondowoso bertajuk Abinaya. Hujan tidak menyurutkan semangat dari para penonton yang hadir langsung dalam rangkaian acara closing ceremony.
BACA JUGA: PON 2028: Slank Ikut Dukung NTB-NTT Jadi Tuan Rumah
Defile kontingen biasanya selalu dilakukan pada setiap acara olahraga. Tidak seperti biasanya, para kontingen dari berbagai Porda dan Peparda kali ini berbaur bersama-sama. Kebersamaan para atlet terasa terlihat yang disambut hangat oleh para penonton.
Oleh sebab itu, berkali-kali pembawa acara meneriakkan, Sudah tidak lagi kontingan Sleman, Bantul, Kota Yogyakarta, Gunungkidul, dan Kulonprogo. Yang ada sekarang adalah Kontingen Daerah Istimewa Yogyakarta.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo dalam kesempatan tersebut tak lupa memberikan sambutannya. Dirinnya menilai bahwa event Porda ini berlangsung penuh suka cita.
Dirinya juga meminta maaf kepada semua pihak yang ikut berpartisipasi dalam ajang tersebut jika selama Porda DIY XVI dan Peparda III di Sleman selaku tuan rumah terdapat kekurangan dalam penyelenggaraan. Menurutnya apa yang telah dilakukan dari sudah merupakan yang terbaik.
Selain itu, Kustini membeberkan bahwa Ajang PORDA DIY XVI memberi dampak positif. “Ekonomi di Kabupaten Sleman naik sebanyak 30 persen serta membuat peningkatan kunjungan pariwisata di Kabupaten Sleman sebanyak lama hingga 10 persen,” ujar Kustini dalam sambutanya.
Ketua Panitia Porda DIY 2022, Pramana mengatakan bahwa Porda DIY XVI dan Peparda III yang berlangsung di Kabupaten Sleman menjadi yang termegah sepanjang sejarah. "Ajang Porda dan Peparda kali ini jadi menjadi yang termegah dalam sejarah sepanjang ajang ini digelar,” ujar Pramana.
Acara Closing Ceremony menjadi estafet penyerahan bendera Porda dan Peparda DIY kepada Kabupaten Gunungkidul sebagai penyelenggara selanjutnya. Pada Porda DIY XVII Kabupaten Gunungkidul terpilih sebagai penyelenggara. Penyerahan diterima langsung oleh KONI Gunungkidul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Workshop Bekali Kontingen Festival Kethoprak DIY 2026, Disbud Fokus pada Pembinaan dan Regenerasi Seniman Muda
Presiden Prabowo akan meresmikan program listrik desa sebelum 14 Agustus 2026. Sebanyak 1.400 desa telah tersambung listrik sepanjang 2025.
Purbaya Yudhi Sadewa mengaku belum menerima arahan Presiden Prabowo terkait bursa calon Gubernur BI setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri.
Kebakaran Pasar Sidoharjo Bayat Klaten menghanguskan dagangan pedagang. Pemkab Klaten menyiapkan solusi agar pedagang segera berjualan kembali.
Kasus kekerasan di Sleman turun menjadi 286 pada 2025, namun KDRT masih mendominasi. Pemkab memperkuat pencegahan melalui keluarga dan RBI.
YIA menyerahkan perahu karet dan motor tempel kepada relawan SAR untuk memperkuat kesiapsiagaan bencana di pesisir Kulonprogo.