Hiphop, Diplomasi yang Datang dari Jalanan
Program Next Level di Bantul menunjukkan jejak diplomasi hiphop sebagai medium ekspresi generasi muda dan dialog budaya lintas negara.
Imran Nahumarury (kiri) saat memimpin latihan perdana PSIM Jogja di Stadion Mandala Krida, Jumat (3/6/2022)./Harian Jogja-Galih Eko Kurniawan
Harianjogja.com, JOGJA — Hasil tak memuaskan yang dialami PSIM Jogja di tiga laga awal Liga 2 menjadi alasan bagi manajemen Laskar Mataram mengakhiri kerja sama dengan pelatih Imran Nahumarury.
Pelatih asal Maluku itu harus angkat koper dari PSIM Jogja setelah gagal membawa Laskar Mataram meraih hasil positif.
Dari tiga laga yang mereka lakoni di Liga 2 sejauh ini, Laskar Mataram hanya mampu meraih tiga poin dari tiga hasil imbang. Alhasil, mereka pun kini masih berada di urutan ke-6 klasemen sementara Grup B.
Dilansir dari laman resmi PSIM Jogja, Selasa (13/9/2022), CEO PSIM Jogja, Bima Sinung Widagdo mengatakan keputusan penghentian kerja sama antara pihaknya dan Imran diambil oleh kedua pihak demi kebaikan Laskar Mataram.
“Manajemen dan Coach Imran sepakat untuk mengakhiri kerjasamanya di PSIM. Keputusan ini diambil oleh kedua belah pihak untuk kebaikan PSIM ke depannya setelah melalui berbagai pertimbangan,” kata Sinung.
BACA JUGA: Pelatih PSIM Jogja: Saya Siap Dievaluasi
Sebagai penggantinya, kata Sinung, untuk sementara manajemen Laskar Mataram menunjuk Asisten Pelatih, Dwi Prio Utomo sebagai karteker.
Saat ini, PSIM Jogja tengah mempersiapkan diri demi mendapatkan hasil terbaik dalam laga melawan FC Bekasi City pada Senin (19/9/2022) mendatang.
Imran ditunjuk sebagai pelatih kepala PSIM untuk musim 2022/2023. Dari tiga pekan pertama menukangi PSIM, Imran menghasilkan tiga poin yang didapat dari laga kontra Persikab Kabupaten Bandung, Nusantara United dan PSCS Cilacap.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gelombang panas Spanyol sebabkan 150 kematian dalam beberapa hari, karhutla meluas hingga 56.000 hektare.
Prabowo dan PM India Narendra Modi bertemu di Istana, bahas kerja sama strategis dari investasi hingga restorasi Prambanan.
Muhaimin dorong pemerintah buka akses global bagi industri kreatif, bukan sekadar program, demi ekosistem berkelanjutan.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memborong enam penghargaan pada Anugerah Adinata Syariah 2026.
Raperda toko swalayan Bantul kembali dibahas, fokus atur jarak, izin, dan perlindungan UMKM agar usaha tetap seimbang.