Indonesia dan 5 Negara Asia Tenggara Terancam Absen di Miss Universe 2026
Indonesia dan lima negara Asia Tenggara terdampak sengketa lisensi Miss Universe. JKN Universe dan MU East berbeda pandangan soal status delegasi.
Aparat keamanan menembakkan gas air mata untuk menghalau suporter yang masuk lapangan usai pertandingan sepak bola BRI Liga 1 antara Arema melawan Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022). Sebanyak 127 orang dilaporkan meninggal dunia dalam kerusuhan tersebut./ ANTARA FOTO-Ari Bowo Sucipto
Harianjogja.com, MALANG -- Polda Jawa Timur menyatakan sementara ada 127 orang dilaporkan meninggal dunia dalam tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, pascapertandingan antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya.
Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta mengatakan, dari 127 orang yang meninggal dunia tersebut, dua di antaranya merupakan anggota Polri.
"Dalam kejadian itu, telah meninggal 127 orang, dua di antaranya adalah anggota Polri," kata Nico, dikutip dari Antara, Minggu (2/9/2022).
BACA JUGA : Rekor Kematian Terbanyak di Sepak Bola
Nico menjelaskan sebanyak 34 orang dilaporkan meninggal dunia di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, sementara sisanya meninggal saat mendapatkan pertolongan di sejumlah rumah sakit setempat.
Menurutnya, hingga saat ini terdapat kurang lebih 180 orang yang masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit tersebut.
Selain korban meninggal dunia, tercatat ada 13 unit kendaraan yang mengalami kerusakan, 10 di antaranya merupakan kendaraan Polri.
"Masih ada 180 orang yang masih dalam perawatan. Dari 40 ribu penonton, tidak semua anarkis. Hanya sebagian, sekitar 3.000 penonton turun ke lapangan," tambahnya.
Sementara jika menilik daftar laga sepak bola dunia yang paling banyak memakan jiwa versi Priceonomics.com, maka tragedi Stadion Kanjuruhan ini masuk daftar kejadian paling mematikan kedua dalam sejarah sepak bola dunia.

Daftar 10 laga sepak bola di dunia yang paling banyak memakan korban jiwa, versi Priceonomics.com :
- 24 Mei 1964, Estadio Nacional Disaster, Lima, Peru, 328 Orang Tewas
- 1 Oktober 2022, Tragedi Stadion Kanjuruhan, Malang, Indonesia, 127 Orang Tewas
- 9 Mei 2001, Accra Sports Stadium Disaster, Accra, Ghana, 126 Orang Tewas
- 15 April 1989, Hillsborough Disaster, Sheffield, Inggris, 96 Orang Tewas
- 12 Maret 1988, Kathmandu Hailstorm Disaster, Kathmandu, Nepal, 93 Orang Tewas
- 16 Oktober 1996, Mateo Flores National Disaster, Guatemala City, Guatemala, 80 Orang Tewas
- 1 Februari 2012, Port Said Staduim Riot, Port Said, Mesir, 70 Orang Tewas
- 23 Juni 1968, Puerta 12, Estadion Monumental, Buenos Aires, Argentina, 71 Orang Tewas
- 2 Januari 1971, Second Ibrox Stadium DIsasterm Glasgow, Skotlandia, 66 Orang Tewas
- 20 Oktober 1982, Luzhniki DIsaster, Leni Stadium, Moskow, Uni Soviet, 66 Orang Tewas
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Indonesia dan lima negara Asia Tenggara terdampak sengketa lisensi Miss Universe. JKN Universe dan MU East berbeda pandangan soal status delegasi.
Simak cara download dan instal Spotify di PC mulai dari mengunduh aplikasi, menjalankan installer, login, hingga menggunakan Spotify Web Player.
Jika juara FIFA ASEAN Cup 2026 dan mendapat tambahan sekitar 16,80 poin, ranking FIFA Indonesia berpotensi naik dari posisi 118 menuju kisaran 115.
Kotabaru Heritage Film Festival 2026 resmi ditutup setelah mengumumkan para pemenang tiga kompetisi utama dalam penyelenggaraan tahun keempat.
Disdikpora Kulonprogo mengubah pola pencegahan kekerasan di sekolah dengan memperkuat Budaya Sekolah Aman dan Nyaman.
Lebih dari 44 ribu anak keluarga miskin kembali sekolah gratis melalui Sekolah Rakyat yang kini menjangkau 182 sekolah.