Rupiah Bangkit ke Rp17.950 per Dolar AS, Keluar dari Level Rp18.000
Rupiah menguat 0,55% ke Rp17.950 per dolar AS pada perdagangan 10 Juni 2026. Kenaikan BI Rate menjadi 5,50% menjadi pendorong utama penguatan.
Persita vs PSIS / IG : Persita.official
Harianjogja.com, SEMARANG -- Manajemen PSIS Semarang mendatangkan asisten pelatih kiper untuk mendampingi I Komang Putra yang kembali menjadi pelatih kiper.
BACA JUGA : PSIS Semarang Pilih Genjot Fisik
Nama Basuki Setyabudi yang pernah memperkuat Laskar Mahesa Jenar saat masih menjadi pemain dipilih oleh manajemen PSIS untuk mendampingi I Komang Putra.
“Kami datangkan Basuki untuk mendampingi coach Komang. Untuk posisi kiper, memang harus ada beberapa pelatih supaya lebih detail dan cekatan dalam mengevalusi kekurangan-kekurangan kiper PSIS,” ujar Chief Executive Officer (CEO) PSIS, Yoyok Sukawi dikutip dari laman resmi klub, Selasa (1/11).
“Semoga Basuki yang bukan orang baru buat PSIS cepat beradaptasi dan bisa maksimal dalam mendampingi coach Komang,” imbuhnya.
Basuki saat ini sudah mulai mendampingi I Komang Putra sebagai pelatih kiper mulai Selasa (1/11/2022) di Stadion Citarum, Kota Semarang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : PSIS
Rupiah menguat 0,55% ke Rp17.950 per dolar AS pada perdagangan 10 Juni 2026. Kenaikan BI Rate menjadi 5,50% menjadi pendorong utama penguatan.
KAI telah menutup 118 perlintasan sebidang dari target 172 lokasi pada 2026. Sebanyak 964 korban kecelakaan tercatat sejak 2023.
Harga cabai DIY saat panen raya masih di bawah HAP. Bapanas menyiapkan distribusi dan intervensi pasar untuk melindungi petani.
Piala Dunia 2026 resmi dimulai. Meksiko menghadapi Afrika Selatan pada laga pembuka, disusul Korea Selatan vs Ceko di Grup A.
Satpol PP Bantul baru menyelesaikan satu kasus Tipiring hingga pertengahan 2026. KUHAP baru membuat proses penindakan perda menjadi lebih kompleks.
Harga minyak dunia melonjak mendekati US$96 per barel setelah serangan terbaru AS ke Iran memicu kekhawatiran gangguan pasokan energi global.