In This Ekonomi, Ini Cara Efektif Mengelola Keuangan di Tengah Inflasi
Biaya hidup yang terus meningkat menuntut pengelolaan keuangan yang lebih disiplin. Simak delapan langkah praktis agar kondisi finansial tetap aman hingga akhir
Argentina vs Kroasia / FIFA
Harianjogja.com, JOGJA—Lionel Messi mencatatkan rekor baru saat membela timnas Argentina vs Kroasia di babak semifinal Piala Dunia 2022. Messi telah menyamai rekor dari legenda Jerman, Lothar Matthaus, dalam hal rekor pemain terbanyak tampil di Piala Dunia.
BACA JUGA: Mewahnya Properti Milik Lionel Messi
Menurut catatan Opta Franz (@OptaFranz), Rabu (14/12/2022), Messi dan Matthaus adalah pemegang rekor penampilan terbanyak di Piala Dunia, yakni sebanyak 25 kali tampil.
“Lionel Messi tampil ke-25 di Piala Dunia hari ini (melawan Kroasia), menyamai Lothar Matthäus untuk penampilan terbanyak dalam sejarah kompetisi. Legenda,” tulis Opta Franz, Rabu (14/12/2022).
Catatan ini diraih Messi setelah tampil dalam lima edisi Piala Dunia (2006, 2010, 2014, 2018, dan 2022). Sejauh ini, pencapaian terbaik dari Messi bersama timnas Argentina adalah mencapai partai puncak Piala Dunia 2014.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Biaya hidup yang terus meningkat menuntut pengelolaan keuangan yang lebih disiplin. Simak delapan langkah praktis agar kondisi finansial tetap aman hingga akhir
BPS mencatat harga beras Juli 2026 naik di seluruh rantai distribusi. Beras premium di tingkat penggilingan melonjak 10,22 persen secara tahunan.
Kemarau membuat debit air sumur di Kokap, Kulonprogo menurun. Warga yang menggelar hajatan khitanan terpaksa meminta bantuan droping air.
Dewas KPK berkoordinasi memeriksa Setya Budi Dias, polisi yang bertugas di KPK dan menjadi tersangka kasus dugaan pemerasan di Pemalang.
Korlantas Polri dan Jasa Marga berkolaborasi menangani kendaraan ODOL melalui integrasi teknologi menuju penerapan Zero ODOL awal 2027.
Neraca dagang Indonesia defisit US$450 juta pada Juni 2026. BPS mencatat impor melampaui ekspor, terutama akibat defisit komoditas migas.