Jadi Pahlawan Timnas Indonesia, Emil Audero Tuai Apresiasi Rayo
Emil Audero mendapat apresiasi pelatih Rayo Vallecano setelah membantu Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 lewat adu penalti.
Bangunan Iconic 2022 untuk Piala Dunia 2022 - Dezeen
Harianjogja.com, JOGJA—Langkah positif dilakukan oleh pemerintah Qatar usai Piala Dunia 2022.
BACA JUGA: Fakta Unik di Piala Dunia 2022
Selain membongkar stadion dari kontainer dan mengirimkannya ke Uruguay, pemerintah Qatar juga menyumbangkan sebanyak 3.000 unit bus yang dipakai saat Piala Dunia 2022 ke Lebanon.
Langkah Qatar menyumbang bus ini sesuai dengan kondisi yang dialami oleh Lebanon. Di mana Lebanon saat ini sedang mengalami krisis transportasi. Bahkan, Menteri Pekerjaan Umum pemerintah sementara Lebanon, Ali Hamiyeh, dikabarkan telah meminta kepada Qatar untuk bisa memberikan bagian dari bus yang digunakan di Piala Dunia tersebut.
"Dia meminta pejabat Qatar untuk memberikan bagian dari bus yang digunakan untuk mengangkut penumpang selama Piala Dunia Qatar ke Lebanon,” tulis Al-Jadeed.
Keinginan tersebut pun ditanggapi serius oleh Qatar. Awalnya Qatar hendak memberikan 1.000 unit bus, tapi dalam realisasinya ada 3.000 bus yang disumbangkan ke Lebanon.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Emil Audero mendapat apresiasi pelatih Rayo Vallecano setelah membantu Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 lewat adu penalti.
Kemnaker menargetkan 70% lulusan pelatihan vokasi bekerja melalui transformasi BPVP, pelatihan sesuai kebutuhan industri, dan pelacakan alumni.
Kemenhub mengkaji tarif batas bawah angkutan darat, penyeberangan, dan laut untuk menjaga keselamatan serta menekan risiko praktik ODOL.
Kemenperin menargetkan produktivitas pekerja manufaktur mencapai Rp147,7 juta per orang pada 2029 melalui penguatan SDM dan pendidikan vokasi.
GACA melaporkan satu warga Pakistan tewas dan 11 orang terluka akibat serangan di Bandara Internasional King Khalid, Riyadh.
Veda Ega Pratama menapaki karier Moto3 dari Gunungkidul. Podium GP Brasil dan dukungan keluarga menjadi bagian penting perjalanannya.