Presiden FFF Kecam Chilavert Usai Sebut Prancis Tim Afrika
Presiden Federasi Sepak Bola Prancis mengecam komentar Jose Luis Chilavert yang menyebut Timnas Prancis sebagai tim Afrika menjelang Piala Dunia 2026.
Bangunan Iconic 2022 untuk Piala Dunia 2022 - Dezeen
Harianjogja.com, JOGJA—Langkah positif dilakukan oleh pemerintah Qatar usai Piala Dunia 2022.
BACA JUGA: Fakta Unik di Piala Dunia 2022
Selain membongkar stadion dari kontainer dan mengirimkannya ke Uruguay, pemerintah Qatar juga menyumbangkan sebanyak 3.000 unit bus yang dipakai saat Piala Dunia 2022 ke Lebanon.
Langkah Qatar menyumbang bus ini sesuai dengan kondisi yang dialami oleh Lebanon. Di mana Lebanon saat ini sedang mengalami krisis transportasi. Bahkan, Menteri Pekerjaan Umum pemerintah sementara Lebanon, Ali Hamiyeh, dikabarkan telah meminta kepada Qatar untuk bisa memberikan bagian dari bus yang digunakan di Piala Dunia tersebut.
"Dia meminta pejabat Qatar untuk memberikan bagian dari bus yang digunakan untuk mengangkut penumpang selama Piala Dunia Qatar ke Lebanon,” tulis Al-Jadeed.
Keinginan tersebut pun ditanggapi serius oleh Qatar. Awalnya Qatar hendak memberikan 1.000 unit bus, tapi dalam realisasinya ada 3.000 bus yang disumbangkan ke Lebanon.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Presiden Federasi Sepak Bola Prancis mengecam komentar Jose Luis Chilavert yang menyebut Timnas Prancis sebagai tim Afrika menjelang Piala Dunia 2026.
Prabowo menunjuk Danantara mengimplementasikan perdagangan listrik RI-Singapura yang ditargetkan mencapai kapasitas 3,4 gigawatt pada 2035.
Polisi menangkap TW, terduga pelaku pencurian yang mengaku beraksi di 22 TKP di Soloraya. Kasus masih terus dikembangkan.
Progres Tol Jogja-Solo Seksi 2.2 mencapai 86%. Pengerjaan kini memasuki tahap pengecoran rigid pavement di atas ring road utara Sleman.
Rupiah ditutup melemah ke Rp17.995 per dolar AS. Pasar menanti data cadangan devisa dan mencermati sentimen global serta Fitch Ratings.
Agrinas Palma Nusantara membuka lebih dari 20.000 lowongan kerja hingga Agustus 2026 untuk mendukung pengelolaan kebun sawit sitaan negara.