Mantan Mendag RI Muhammad Lutfi Duga GIC dan Temasek Tekan MSCI, Ini Faktanya
Muhammad Lutfi menduga GIC dan Temasek terkait tekanan kepada MSCI. Apa alasan resmi MSCI mengusulkan perubahan status pasar Indonesia?
Persis Solo vs Persija Jakarta / Instagram: Persija
Harianjogja.com, SLEMAN—Persija Jakarta gagal memuncaki klasemen Liga 1 2022/2023 setelah dikalahkan Persis Solo dengan skor 1-0 pada pekan ke-19 Liga 1 2022/2023 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Kamis (19/1/2023). Sebiji gol Persis dicetak oleh Samsul Arif pada menit 38.
BACA JUGA: Persis Solo vs Persija Jakarta di Stadion Maguwoharjo Tanpa Penonton
Pemain sayap muda Persija, Dony Tri Pamungkas, 18, mengatakan ia dan rekan-rekan yang lain sangat kecewa dengan hasil yang didapat. Padahal, seluruh elemen tim memiliki tekad kuat membawa pulang tiga poin ke Jakarta.
“Untuk hasil kami kecewa karena kami sudah berusaha maksimal untuk meraih kemenangan. Tapi memang kemenangan belum berpihak kepada kami,” ucap Dony dalam konferensi pers usai laga.
Pelatih Persija, Thomas Doll mengatakan salah satu faktor kekalahan timnya adalah karena banyak membuang peluang. Dony pun menyadari hal itu. “Kami akan benahi kesalahan-kesalahan untuk laga berikutnya,” ujarnya melanjutkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Muhammad Lutfi menduga GIC dan Temasek terkait tekanan kepada MSCI. Apa alasan resmi MSCI mengusulkan perubahan status pasar Indonesia?
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu, 21 Oktober 2026, lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Simak juga panduan naik KRL untuk pemula.
SIM Keliling Jogja Rabu 21 Oktober 2026 melayani malam hari di Alun-Alun Kidul. Simak jadwal, lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM.
Hasil Liga Champions PSG vs Barcelona berakhir 4-2. Vitinha mencetak gol krusial dalam drama enam gol yang mengantarkan PSG menang.
Menkeu Suahasil Nazara menegaskan gaji ASN tetap dibayarkan melalui transfer di tengah wacana penyaluran lewat Koperasi Merah Putih.
KPK menyita Rp250 juta dari PCNU Nias yang diduga berkaitan dengan politik uang Muktamar ke-35 NU dan penyidikan kasus ATR/BPN.