Juara Piala Dunia Ternyata Tak Bisa Membawa Pulang Trofi Asli
Juara Piala Dunia ternyata tidak bisa membawa pulang trofi asli. FIFA hanya memberikan replika resmi, sementara trofi asli tetap disimpan di Swiss.
Bhayangkara FC vs Borneo FC / Instagram : BorneoFC
Harianjogja.com, SAMARINDA—Kekuatan penuh dikerahkan Borneo FC Samarinda saat ditantang Persib Bandung, Kamis (26/1/2023) pada laga pekan ke-20 Liga 1 2022/2023. Pesut Etam membawa 21 pemain dengan misi membawa pulang poin.
BACA JUGA: Borneo FC Pilih TC di Jogja
Misi sulit diusung Borneo FC yang berusaha memetik poin penuh di kandang Persib. Target ini dibidik akibat kegagalan meraih poin penuh pekan lalu menjamu PS Barito Putera.
"Kami sangat siap menghadapi Persib. Tapi bukan soal mudah karena ini persaingan di papan atas," kata Andre Gaspar, pelatih Borneo FC, dikutip dari Liga Indonesia Baru, Rabu (25/1/2023).
Laga tandang di putaran kedua ini dijanjikan Gaspar bisa dilewati dengan maksimal. Enam pertandingan terakhir tanpa kekalahan menjadi modal berharga meneruskan tren positif.
"Sejak awal kami berupaya bersaing untuk juara. Laga melawan Persib adalah salah satu pertaruhan kami untuk terus bisa bersaing," imbuhnya.
Namun Gaspar tetap mewaspadai kekuatan Persib. Sebab calon lawan juga solid dan belum terkalahkan dalam 11 pertandingan terakhir.
"Persib salah satu tim kuat musim ini dan punya materi pemain yang bagus. Namun kami juga cukup kuat dan akan berusaha mendapat kemenangan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Juara Piala Dunia ternyata tidak bisa membawa pulang trofi asli. FIFA hanya memberikan replika resmi, sementara trofi asli tetap disimpan di Swiss.
Muhammadiyah dorong transformasi layanan sosial berbasis komunitas untuk menjawab masalah kesejahteraan yang makin kompleks.
Timnas U19 Indonesia finis peringkat ketiga AFF U19 2026 usai kalahkan Kamboja 1-0. Ini evaluasi dan susunan pemainnya.
UGM memastikan api misterius di Seyegan bukan dari gas alam, melainkan terkait resin PVC yang mudah terbakar.
Kebiasaan mengetik dan main gadget berlebihan bisa picu cedera tangan. Kenali gejala dan cara mencegahnya sejak dini.
Sebanyak 800 personel Polres Sragen disiagakan untuk pengesahan PSHT Sura 2026. Warga diminta kurangi aktivitas malam hari.