Advertisement
PSS Sleman Tembus 10 Besar Klasemen Sementara, Ini Kata Seto
Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro - PSS Sleman
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro angkat bicara terkait dengan posisi timnya yang kini mulai merangkak naik ke posisi 10 besar klasemen sementara Liga 1 2022/2023.
BACA JUGA: Pelatih Lokal di Liga 1 Tinggal Seto dan Aji Santoso
Advertisement
Saat ini PSS Sleman berada di peringkat ke-10 klasemen sementara Liga 1 2022/2023 dengan 28 poin, usai mengalahkan Persik Kediri dengan skor 2-1 di Stadion Maguwoharjo Sleman, Kamis (9/2/2023).
"Yang paling penting bukan peringkat sekarang. Tapi peringkat akhir nantinya. Karena peringkat sekarang bisa naik dan turun, dan saat ini masih banyak pertandingan yang harus kami kejar dan menangkan," kata Seto.
Menurut Seto, tren positif yang diperlihatkan timnya pada putaran kedua tidak lepas dari kondisi tim. "Mungkin situasi di tim berbeda, chemistry tim kini lebih asik daripada yang lalu. Ini berdampak kepad faktor percaya diri, dan cara bermainnya," terang Seto.
"Mudah-mudahan kedepannya lebih baik lagi karena dari sisi permainan masih jauh dari yang dibayangkan. Dari 3 penampilan sebelumnya, laga kali ini memang banyak catatan untuk diperbaiki. Tapi harus diingat tidak boleh jemawa. Kita harus perbaiki sisi cara bermain,” tegas Seto.
Usai melawan Persik, PSS Sleman harus bersiap untuk dijamu oleh Persebaya Surabaya pada laga yang akan digelar pada Senin (13/2/2023) pekan depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Mekar Hanya Beberapa Hari, Bunga Bangkai di Palupuh Diserbu Turis
Advertisement
Berita Populer
- Lima Nama Muncul di Muscab PKB Sleman, Ini Daftarnya
- Koperasi Desa Merah Putih Nomporejo Kulonprogo Segera Beroperasi
- TKA SMP Digelar 8-9 April, Disdik Gunungkidul Jamin Kesiapan
- Libur Paskah, Lalu Lintas Tol Nusantara Tembus 572 Ribu Kendaraan
- Sleman Tertibkan 1.001 Spanduk dan Reklame Ilegal Sepanjang 2025
Advertisement
Advertisement







