Cuaca Makin Panas, Warga DIY Diminta Waspadai Heat Stroke Mematikan
Pakar UGM mengingatkan bahaya heat stroke di tengah suhu panas ekstrem. Kondisi ini dapat merusak fungsi organ dan otak hingga berujung kematian jika terlambat
Pelatih Kepala PSS Sleman, Ansyari Lubis dalam Pre Match Press Conference pada Jumat (3/4/2026)./Istimewa -- PSS Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN— Fokus penuh menjadi penekanan utama Ansyari Lubis jelang laga PSS Sleman menghadapi Persipal FC di Stadion Maguwoharjo, di Sleman, Sabtu (4/4/2026). Meski unggul secara klasemen dan rekor pertemuan, tim diminta tidak lengah.
Pelatih yang akrab disapa Uwak itu menyebut persiapan tim berjalan optimal usai pertandingan sebelumnya. Laga kandang ini juga menjadi momen penting bagi PSS setelah periode Idulfitri.
"Selesai kami bertanding melawan Tornado, kami melakukan persiapan yang cukup bagus. Terutama pemain semuanya bekerja keras karena pertandingan besok juga menjadi penting buat kami bisa melaju lebih cepat," ujar Ansyari dalam Pre Match Press Conference.
Secara posisi klasemen, PSS berada di puncak, sedangkan Persipal masih tertahan di peringkat ke-10. Catatan pertemuan juga menguntungkan tuan rumah, termasuk kemenangan 3-0 saat tandang dan 4-0 di Maguwoharjo.
Namun, Ansyari menegaskan kondisi tersebut tidak boleh membuat pemain meremehkan lawan.
"Pertandingan besok itu kami harapkan semua pemain fokus, lebih profesional. Jangan menganggap karena lawannya sekarang berada di posisi yang paling bawah, semua pemain menganggap remeh. Ini yang kami tidak harapkan," tegasnya.
Ia ingin para pemain menjaga konsistensi permainan dan menjadikan laga ini sebagai momentum penting.
"Jadi semua pemain harus fokus, profesional, dan tunjukkan lah bahwasanya besok itu bisa jadi kemenangan yang paling berkesan buat kita karena ini masih suasana Idulfitri," lanjutnya.
Ansyari juga menargetkan kemenangan di kandang sebagai bentuk apresiasi kepada suporter.
"Berikan kemenangan ini buat seluruh pecinta sepak bola di Sleman dan yang penting pemain harus bertanggung jawab, kerja keras, fokus dalam pertandingan besok," ujarnya.
Kiper PSS, Ega Rizky, menambahkan seluruh pemain sepakat memperlakukan sisa pertandingan sebagai laga penentuan.
"Seperti apa yang dikatakan sama Coach Ansyari, ya kami pemain komitmen di setiap pertandingan adalah final. Tentu kami akan kerja keras semaksimal mungkin. Semoga Allah memampukan, semoga Allah meridhoi besok tiga poin," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pakar UGM mengingatkan bahaya heat stroke di tengah suhu panas ekstrem. Kondisi ini dapat merusak fungsi organ dan otak hingga berujung kematian jika terlambat
Remco Evenepoel memenangi etape 16 Tour de France 2026 dan mengukir rekor kemenangan ke-500 Belgia sepanjang sejarah balapan.
Prabowo meminta perwira remaja TNI-Polri menguasai AI, teknologi siber, dan bahasa asing untuk menghadapi ancaman keamanan modern.
Dispar Sleman optimistis dua ajang lari pada 23 Agustus 2026 mampu menarik lebih banyak wisatawan dan menggerakkan ekonomi lokal
Nanik Deyang mundur dari Kepala BGN karena alasan kesehatan, namun menegaskan tetap mengawal Program Makan Bergizi Gratis.
Harga pangan nasional 22 Juli 2026 bergerak variatif. Bawang dan sebagian cabai turun, sementara beras medium, telur, dan minyak curah naik.