Belum Punya Gerai, KKMP di Kota Jogja Sudah Produksi Batik
KKMP di Kota Jogja sudah produksi ribuan batik ASN dan siapkan 65.000 seragam sekolah meski belum punya gerai permanen.
Persis Solo vs Persija Jakarta / Instagram: Persija
Harianjogja.com, JAKARTA—Pelatih Persija Thomas Doll mengaku puas dengan prestasi tim besutannya yang mampu menjadi runner up Liga 1 2022/2023, usai menang besar 5-0 atas PSS Sleman di laga terakhir, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (15/4/2023) malam.
BACA JUGA: Persija Jakarta Bekuk Persib Bandung 2-0
Atas tambahan tiga angka dari PSS Sleman, Persija mengoleksi koleksi 66 poin. Doll mengaku ada perubahan mentalitas para pemain. Para pemain dinilai selalu penuh emosi dan motivasi.
"Setiap datang ke sesi latihan, kita selalu melihat perkembanganya, tidak hanya soal taktik, tetapi dari semua aspek.” katanya.
“Kita juga banyak memenangkan laga di menit-menit terakhir, itu menunjukkan mental kita sudah sangat bagus." imbuhnya.
Meski demikian, Doll mengakui ada sejumlah kekecewaan yang didapatkan saat melatih Persija. Salah satunya adalah tidak bisa menurunkan para pemainnya dalam satu skuat yang utuh secara konsisten. Sebab, selalu ada halangan.
"Banyak pemain yang cedera. Ada 6-7 pemain yang dipanggil timnas juga," paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KKMP di Kota Jogja sudah produksi ribuan batik ASN dan siapkan 65.000 seragam sekolah meski belum punya gerai permanen.
Jennifer Coppen dan Justin Hubner mengumumkan rencana pernikahan di Bali pada Juni 2026 dengan tiga konsep adat berbeda.
Ketimpangan antara jumlah advokat profesional dan masyarakat pencari keadilan di Indonesia masih menjadi isu sistem peradilan.
Kemkomdigi mengkaji aturan wajib nomor HP untuk registrasi akun media sosial guna memperkuat keamanan dan akuntabilitas ruang digital.
Seiring perkembangan teknologi ada metode yang disebut dengan backfilling untuk mengelola limbah tambang agar tak merusak lingkungan.
Pemkab Bantul memastikan tidak lagi membuka rekrutmen honorer baru dan fokus menyelesaikan tenaga non-ASN melalui skema PPPK.