Jadwal Samsat Keliling Sleman Hari Ini, Cek Lokasi dan Jam Pelayanannya
Cek jadwal Samsat Sleman lengkap, mulai Samsat Induk, drive thru, Samsat Keliling, MPP hingga layanan sore dan malam beserta syaratnya.
Menteri Dito Ariotedjo dan Ketum PSSI Erick Thohir saat iku pawai Kejuaraan SEA Games, Jumat (19/5/2023). /Antara.
Harianjogja.com, JOGJA—Kabar keluarnya atlet renang senior Siman Sudartawa yang keluar dari pawai SEA Games di Ibu Kota Jakarta viral di media sosial. Hal ini menjadi pembahasan warganet di platform media social baik Tiktok, Instagram maupun twitter dengan komentar yang beragam.
Siman yang sudah menunggu sejak pagi di Kantor Kemenpora merasa dianaktirikan karena harus menunggu lama atlet sepakbola, dalam hal ini Timnas Indonesia U-22 bersama para ofisial yang menggunakan bus terbuka. Siman yang memberikan pernyataan itu ke media lalu beritanya pun viral di media sosial.
Warganet pun menyerbu akun @siman_sudartawa di kolom komentar. Beberapa warganet meminta kepada Siman agar memberikan pengertian kepada para pecinta sepakbola karena sudah 32 tahun tidak pernah mendapatkan emas. Meski demikian rata-rata memberikan semangat kepada perenang senior tersebut.
“Semangat bli, semua mengapresiasi atlet yang berjuang demi negara. Tetapi, yang perlu digarisbawahi kirab atau arak arakan ini sebetulnya inisiasi dari PSSI, kemudian baru diikuti Menpora. Jadi mungkin ada perbedaan disana, kemudian yang kedua animo masyarakat tentu lebih banyak yang menunggu Tim Nasional Sepakbola karena itu olahraga terpopuler di negeri ini. Terakhir, Terima kasih sudah mengharumkan nama Indonesia,” tulis warganet di kolom komentar.
Meski demikian ada beberapa warganet yang berharap agar Kemenpora bersikap adil. Meski pawai tersebut diinisiasi PSSI namun surat resmi undangannya dari Kemenpora.
“Acara kirab ini DIBUAT OLEH KEMENPORA, harusnya kemenpora bersikap ADIL dengan cabor yg lainnya. Mereka udah nunggu dari pagi dan datang sesuai jam yg ditentukan, tapi MASIH HARUS nunggu si cabor ratusan juta umat dateng. Yang SALAH disini itu sebenenrya kemenpora karena ga bisa ngasih tretament yang adil buat semua cabor. Jadi Wajar kalo Bli siman kecewa. Yakin bgt pasti BANYAK ATLET LAIN yang ngerasa dianak tirikan karena perbedaan perlakuan ini cuma mereka ga berani speak up kaya Bli Siman. SEKALI LAGI.. ini acara dari Kemenpora dan ada SURAT RESMINYA., jadi harusnya kemenpora bisa bersikap adil ke semua cabor,” tulis warganet.
BACA JUGA : Indonesia Duduki Peringkat 3, Berikut Klasemen SEA Games
Menpora RI Dito Ariotedjo menegaskan tidak bermaksud menganaktirikan semua atlet. Ia menegaskan Kemenpora merupakan rumah bagi semua pejuang olahraga Indonesia oleh karena itu semua atlet diajak kirab kejuaraan SEA Games 2023 pada Jumat pagi. Sehingga sama sekali tidak ada diskriminasi. Politikus Golkar ini berharap terkait euphoria cabor sepakbola yang berhasil meraih medali emas SEA Game tidak perlu dibesar-besarkan.
“Kami mencoba untuk belajar membudayakan dan menunjukkan kebanggaan dan penghargaan yang besar bagi pejuang olahraga Indonesia, tanpa terkecuali dan tanpa diskriminasi. Kemenpora adalah rumah pejuang olahraga," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cek jadwal Samsat Sleman lengkap, mulai Samsat Induk, drive thru, Samsat Keliling, MPP hingga layanan sore dan malam beserta syaratnya.
Loket Pajak Kendaraan hadir di Teras Malioboro Beskalan, Sabtu 12 September 2026. Cek jam layanan dan syarat perpanjangan STNK tahunan.
Gempa M5,9 di Kepulauan Seribu terasa hingga Jogja. Daryono menjelaskan penyebab, karakter gempa dalam, dan potensi gempa susulan.
Gempa M5,9 di barat laut Jakarta terasa hingga Jogja pada Sabtu dini hari. BMKG memastikan gempa tidak berpotensi tsunami.
Polisi menetapkan pemuda 22 tahun sebagai tersangka setelah anak 13 tahun ditemukan di rental PS Banyumanik usai berpindah empat hari.
Presiden Prabowo tiba di New Delhi untuk menghadiri KTT BRICS ke-18 yang berlangsung 12-13 September 2026.