Dovizioso Sebut Marc Marquez Belum Segarang Dulu di MotoGP 2026
Andrea Dovizioso menilai Marc Marquez belum tampil segarang musim-musim sebelumnya karena masih beradaptasi usai cedera di MotoGP 2026.
Pembalap Repsol Honda Marc Marquez memacu motornya Honda RC213V./Antara
Harianjogja.com, MADRID—Pembalap Repsol Honda Marc Marquez menyatakan jika motor tunggangannya masih memiliki kekurangan saat beradu cepat di MotoGP 2023.
BACA JUGA: Alasan Marquez Tetap Jomlo
Honda RC213V yang biasa dikendarai Marquez dinilai masih bermasalah pada pengereman dan akselerasi. Oleh karena itu, tim mekanik dari Repsol Honda harus segera mengatasi masalah tersebut.
"(Masalahnya) ialah pada pengereman dan sisi akselerasi. Saya tidak tahu apakah itu bermasalah juga pada bagian chasis, aerodinamis, mesin, atau kombinasi dari semuanya," tutur Marquez, dikutip dari Crash, Kamis (1/5/2023).
"Itu sesuatu yang sudah saya katakan sejak tahun lalu dan masih berlanjut hingga saat ini," lanjutnya.
"Saya memberitahu tim mengenai di bagian mana saya merasa kurang, bukan bagaimana cara meningkatkannya. Karena saya bukan mekanik," jelasnya.
"Ketika selesai balapan, saya mengungkapkan poin-poin yang saya rasa kurang. Di mana motor ini kalah dari yang lain, dan kemudian mekanik yang harus memikirkan cara memperbaikinya," papar Marquez.
Sampai kini Marc Marquez ada di posisi ke-19 klasemen sementara pembalap dengan 12 poin. Hal ini dikarenakan, Marquez baru mengikuti dua seri balapan, usai cedera yang dialami.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Andrea Dovizioso menilai Marc Marquez belum tampil segarang musim-musim sebelumnya karena masih beradaptasi usai cedera di MotoGP 2026.
Kunjungi Kontingen Sleman di Jamnas XII, Bupati Sleman Harap Peserta Mendulang Ilmu dan Pengalaman
Stunting pada anak masih dapat dioptimalkan jika ditemukan dan ditangani sedini mungkin. Dokter gizi menjelaskan tanda dan langkah penanganannya.
361 siswa di Karo diduga keracunan usai menyantap MBG. Satu siswa dirawat intensif di RSU Haji Medan karena mengalami penurunan kesadaran.
Polisi mengamankan pria yang diduga berkaitan dengan pelemparan benda diduga molotov di dua Pos Lantas Surabaya. Kota dipastikan kondusif.
RSUP Dr. Sardjito, UGM, dan PERKI Cabang Jogja menggelar deteksi dini penyakit jantung di Gunungkidul untuk menemukan faktor risiko warga.