Laga 72 Menit Berakhir, Yusuf Gagal ke Babak Utama Malaysia Masters
Muhammad Yusuf tersingkir di kualifikasi Malaysia Masters 2026 setelah kalah tipis 19-21 dari wakil Tiongkok dalam laga 72 menit.
Mohammed Bassim Ahmed Rashid/Instagram:@moerashid95
Harianjogja.com, JOGJA—Jelang FIFA Matchday melawan Indonesia, timnas Palestina telah mengumumkan skuat yang akan diturunkan pada pertandingan di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, pada Rabu (14/6/2023) pukul 19.30 WIB.
BACA JUGA: Tiket Indonesia vs Palestina Bisa Dibeli Besok
Dari daftar pemain yang ada, ada satu pemain yang tidak asing bagi pecinta sepak bola Indonesia, yakni keberadaan mantan pemain Persib Bandung, Mohammed Bassim Ahmed Rashid. Apalagi selama bersama Persib, Rashid telah mencetak enam gol dan tiga assist dari 27 penampilannya di Liga 1 2021. Palestina sendiri saat menempati peringkat ke-93 dunia, sedangkan Indonesia berada di urutan ke-149.
Daftar Skuat Timnas Palestina FIFA Matchday melawan Indonesia:
GK:
Rami Hamadeh
Taufik Ali
Baraa Kharoub
Michel Termanini
Yaser Hamed
Mohammad Saleh
Mohammad Khalil
Mahdi Issa
Bashar Shobaki
Mousa Farawi
Ameed Sawafta
Samar Jundi
Mohammad Yousefin
Atta Jaber
Muhammad Rasyid
Odai Kharoub
Mohammad Yamin
Tamer Seyam
Mahmud Abu Warda
Islam Batran
Mahmud Wadi
Saleh Chihadeh
Reebal Dahamshi
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Muhammad Yusuf tersingkir di kualifikasi Malaysia Masters 2026 setelah kalah tipis 19-21 dari wakil Tiongkok dalam laga 72 menit.
Austria rilis skuad Piala Dunia 2026. Arnautovic dan Alaba kembali, ada pemain naturalisasi baru.
KAI Daop 6 tutup dua perlintasan liar di Jogja demi keselamatan. Total 41 jalur ilegal ditutup sejak 2023.
LPS kembangkan sistem data perbankan real time berbasis AI untuk tingkatkan akurasi dan percepat resolusi bank.
Modus penipuan pajak catut BPKAD Jogja marak. Warga diminta waspada dan cek rekening resmi sebelum bayar pajak.
Penembakan di Islamic Center San Diego tewaskan 5 orang. Diduga hate crime, FBI turun tangan, WNI dipastikan aman.