NASA Janji Bawa Bola ke Bulan, jika Timnas AS Juarai Piala Dunia 2026
NASA berjanji mengirim bola sepak ke Bulan jika Timnas Amerika Serikat menjuarai Piala Dunia 2026. Tantangan unik ini terinspirasi misi Apollo 14.
Pramudya Kusumawardana/ Yeremia E Y Y Rambitan - Instagram : Badminton.ina
Harianjogja.com, JAKARTA—Pramudya Kusumawardana/Yeremia Yacob Rambitan gagal melaju ke final Indonesia Open 2023.
Ganda putra Indonesia itu ditekuk Aaron Chia/Soh Wooi Yik pada babak semifinal Indonesia Open 2023 dengan skor 21-12, 21-23, dan 13-21, di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (17/6/2023) malam WIB.
BACA JUGA: Rinov/Phita Gagal ke Semifinal Indonesia Open 2023
Pram/Yere langsung tampil solid pada gim pertama. Teknik dan pola yang stabil memberikan mereka peluang untuk mendulang poin.
Pola permainan yang sabar dan fokus menjadi kelebihan Pram/Yere pada gim tersebut. Mereka tak buru-buru mematikan servis dan menanti Aaron/Soh hingga lengah untuk akhirnya menciptakan poin.
Pram/Yere memimpin pada interval dengan 11-5. Selepas istirahat, Pram/Yere terlihat memakai pola baru yaitu dengan memberikan tekanan dari depan net.
Umpan melambung yang datang dari duet Malaysia itu mampu mereka ubah menjadi smes yang tak terhalau lawan. Keunggulan bagi Pram/Yere terpaut semakin jauh dengan 19-10.
Poin penutup gim pertama direbut Pram/Yere berkat keteledoran Aaron saat berusaha mengembalikan reli dari depan net. Pukulannya meleset sehingga kok justru melaju ke sisi kiri lapangan. Gim pertama berakhir dengan skor 21-12.
Aaron/Soh sempat memimpin pada awal gim kedua. Berkat servis yang mereka miliki, Aaron/Soh mampu mendikte pola permainan hingga unggul 1-6 dan 4-9.
Namun Pram/Yere tak mau kalah dan menampilkan pertahanan yang alot. Pengembalian mereka juga terbilang akurat karena mampu membaca zona kosong yang tak dijaga lawan.
Saat skor imbang 9-9, Pram/Yere masih berusaha mengejar untuk membalikkan keadaan. Mereka bermain reli dan sesekali memberikan jump smash atau dropshot untuk menguras energi Aaron/Soh.
Skor sempat berkejaran hingga kembali imbang 16-16. Persaingan ketat masih berlangsung sampai pada momen dimana Pram/Yere membalikkan keadaan menjadi 20-19.
Sayangnya momen match point tersebut tak bisa dimanfaatkan dengan mulus akibat Pram/Yere kalah dalam adu reli. Skor pun setting 20-20.
Pram/Yere berjuang untuk memutus kebuntuan saat skor masih imbang 21-21. Sayangnya aksi smes yang mereka tampilkan justru tak membuahkan hasil baik hingga akhirnya kalah 21-23.
Permainan Pram/Yere pada gim ketiga mengalami titik jenuh. Mereka lebih banyak bertahan dan mulai berada dalam tekanan saat Aaron/Soh semakin rajin menyerang dari zona depan.
Kesiapan Pram/Yere yang rendah membuat mereka kesulitan meredam serangan lawan. Hingga interval, Pram/Yere hanya mencatatkan lima angka.
Skor minor bertahan hingga paruh kedua, namun Pram/Yere terus mengejar ketertinggalan yang terpaut lebar 8-14. Sayangnya Pram/Yere harus mengalami nasib serupa seperti Indonesia Open 2022 yang berbuntut kekalahan. Pertandingan usai dalam 57 menit dengan skor akhir 21-12, 21-23, 13-21.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
NASA berjanji mengirim bola sepak ke Bulan jika Timnas Amerika Serikat menjuarai Piala Dunia 2026. Tantangan unik ini terinspirasi misi Apollo 14.
Jadwal KA Bandara YIA Kamis 2 Juli 2026 lengkap rute YIA-Stasiun Tugu Yogyakarta beserta jam keberangkatan terbaru.
Korban dugaan penyiksaan di percetakan Jakarta Pusat mengaku masih trauma. Said Iqbal memastikan negara menanggung biaya pengobatan korban.
Cek jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Kamis 2 Juli 2026 lengkap dengan jam keberangkatan, rute, dan tarif Rp12.000.
Inflasi DIY Juni 2026 mencapai 0,37% secara bulanan. Kenaikan harga BBM non-subsidi menjadi penyumbang terbesar inflasi menurut BPS DIY.
Sebanyak 74 ASN Kemenag Kulonprogo mengikuti mentoring IT untuk meningkatkan kecakapan digital dan mendukung pelayanan berbasis teknologi.