BYD Terancam Rugi Rp500 Miliar Setelah Salah Kirim Mobil ke Konsumen
BYD membuka opsi refund penuh kepada 1.265 konsumen di Australia setelah menjual mobil dengan tahun produksi berbeda. Kerugian perusahaan berpotensi menembus Rp
Chico Aura Dwi Wardoyo./JIBI-PBSI
Harianjogja.com, JOGJA—Sebanyak 10 wakil Indonesia ambil bagian dalam Korea Open 2023, 18-23 Juli di Yeosu, Korea Selatan. Turnamen dengan kelas Super 500 ini akan memperebutkan hadiah total sebesar $420.000.
BACA JUGA: Jojo Gagal Jadi Juara di Korea Open 2022
Pada gelaran Korea Open 2023, Indonesia tidak akan diperkuat oleh Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo. Pasangan ganda putra ini memilih mundur. Begitu juga dengan Anthony Sinisuka Ginting dan juga Jonatan Christie yang memilih absen pada turnamen ini.
Daftar 10 wakil Indonesia di Korea Open 2023:
Tunggal Putra
Chico Aura Dwi Wardoyo
Tunggal Putri
Gregoria Mariska Tunjung
Putri Kusuma Wardani
Ganda Putra
Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto
Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin
Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan
Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana
Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan
Ganda Campuran
Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle Widjaja
Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BYD membuka opsi refund penuh kepada 1.265 konsumen di Australia setelah menjual mobil dengan tahun produksi berbeda. Kerugian perusahaan berpotensi menembus Rp
Ratusan sekolah di Bantul menggelar MPLS 2026 dengan konsep ramah, bebas perpeloncoan, perundungan, dan kekerasan sesuai Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026.
DIY dan Kalimantan Timur menyiapkan program pelestarian budaya Jawa serta pengembangan pariwisata yang ditargetkan mulai berjalan pada 2027.
Empat remaja diamankan dalam kasus pembacokan pelajar di Sanden, Bantul. Polisi masih memburu pelaku lain yang diduga terlibat dalam aksi tersebut.
Hasto Wardoyo meminta sekolah tidak menjadikan seragam sebagai beban orang tua dan memberi toleransi bagi siswa yang belum mampu membeli seragam.
Jelang Muktamar NU ke-35, Majlis Musyawarah Taswirul Afkar membahas arah NU 100 tahun ke depan dan penguatan kemandirian jamiyah.