Jadwal SIM Keliling di Kota Jogja, 3 Juni 2026
Polresta Jogja menegaskan bahwa seluruh layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku.
Chico Aura Dwi Wardoyo./JIBI-PBSI
Harianjogja.com, JOGJA—Sebanyak 10 wakil Indonesia ambil bagian dalam Korea Open 2023, 18-23 Juli di Yeosu, Korea Selatan. Turnamen dengan kelas Super 500 ini akan memperebutkan hadiah total sebesar $420.000.
BACA JUGA: Jojo Gagal Jadi Juara di Korea Open 2022
Pada gelaran Korea Open 2023, Indonesia tidak akan diperkuat oleh Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo. Pasangan ganda putra ini memilih mundur. Begitu juga dengan Anthony Sinisuka Ginting dan juga Jonatan Christie yang memilih absen pada turnamen ini.
Daftar 10 wakil Indonesia di Korea Open 2023:
Tunggal Putra
Chico Aura Dwi Wardoyo
Tunggal Putri
Gregoria Mariska Tunjung
Putri Kusuma Wardani
Ganda Putra
Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto
Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin
Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan
Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana
Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan
Ganda Campuran
Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle Widjaja
Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polresta Jogja menegaskan bahwa seluruh layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku.
Latihan kombinasi dan HIIT dinilai efektif membantu menurunkan tekanan darah. Simak manfaat olahraga bagi penderita hipertensi dan tips menjalankannya dengan am
Liverpool resmi memecat Arne Slot dan mencapai kesepakatan verbal dengan Andoni Iraola sebagai manajer baru. Simak rincian kontrak dan staf kepelatihannya.
Satpol PP DIY mencatat 72 geng sekolah tersebar di DIY, dengan 15 di antaranya masuk kategori rawan. Sebanyak 14 titik rawan juga dipetakan untuk pencegahan kej
Cuaca panas dapat mempercepat degradasi baterai mobil listrik. Simak enam cara merawat baterai EV agar tetap awet, efisien, dan berumur panjang.
Driver ojol di Jogja menjadi korban penganiayaan usai membunyikan klakson kepada pengendara yang melaju tak stabil di Jalan Menteri Supeno, Umbulharjo.