KPK Sebut Summarecon Terkait OTT HGB di Kabupaten Bogor
KPK menyebut Summarecon diduga terkait OTT dalam pengurusan HGB di Kabupaten Bogor yang menangkap 17 orang.
Logo IBL / Iblindonesia.com
Harianjogja.com, JAKARTA—Pelita Jaya Bakrie Jakarta optimistis mencapai final IBL 2023 dengan target langsung melibas Satria Muda Pertamina Jakarta dengan skor 2-0 di babak semifinal menyusul kemenangan di gim pertama dengan skor 80-67.
BACA JUGA: Sempat Unggul, Bima Perkasa Ditekuk Pelita Jaya
"Kami optimistis bisa melaju ke babak final, langsung 2-0," kata pemain Pelita Jaya Agassi Goantara usai laga pertama semifinal IBL 2023 di Britama Arena Jakarta, Kamis (13/7/2023).
Pelita Jaya sukses mengamankan kemenangan di laga pertama dan membuat skor 1-0 saat melawan Satria Muda dengan skor akhir 80-67. Pelita Jaya menang telak atas Satria Muda dengan sempat unggul sampai 32 poin di kuarter ketiga.
Menurut Agassi, permainan Pelita Jaya di laga pertama semifinal kali ini sudah sesuai dengan yang direncanakan oleh pelatih baik dari serangan dan pertahanan. Terlebih dari tempo permainan yang cepat sudah sesuai dengan yang direncanakan sejak awal.
"Secara tim kami bermain dengan sangat baik, field goals, tembakan kita banyak masuk. Defend ikuti game plan dari pelatih. Kami berharap bisa konsisten di tempo defense dan ofense di gim kedua," kata Agassi.
Dia meyakini timnya bisa langsung mengamankan tempat di babak final dengan kemenangan 2-0 atas Satria Muda dengan dukungan pemain yang memiliki kualitas. Dia mengatakan Pelita Jaya memiliki kombinasi pemain senior dan pemain muda yang memiliki keahlian dan IQ yang tinggi.
"Walaupun tim kami banyak pemain mudanya, tapi kami punya pemain kaliber tinggi semua, skillfull, dan high IQ basketball player," katanya.
Saat ini Pelita Jaya sudah unggul 1-0 di babak semifinal IBL 2023 melawan Satria Muda. Selanjutnya kedua tim akan bertanding ulang di gim kedua babak semifinal IBL 2023 di Britama Arena Jakarta pada Sabtu (15/3).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KPK menyebut Summarecon diduga terkait OTT dalam pengurusan HGB di Kabupaten Bogor yang menangkap 17 orang.
Pemerintah menetapkan jadwal libur nasional dan cuti bersama 2027. Simak daftar tanggalnya untuk merencanakan liburan dan cuti.
Sebanyak 151 kasus kekerasan perempuan dan anak tercatat di Bantul hingga Juli 2026. Kekerasan verbal menjadi salah satu kasus dominan.
Ekonom UAJY Y. Sri Susilo menilai Suahasil Nazara punya PR berat, terutama pengelolaan fiskal daerah setelah menggantikan Purbaya.
Kasus leptospirosis di Jogja mencapai 23 kasus hingga Agustus 2026. Dinkes mengingatkan warga waspada menjelang musim hujan.
Yamaha kembali menggelar Clan of Classy Vol.3 di Yogyakarta pada 13–14 September 2026.